Jumat, 29 Maret 2019
PENGALAMAN DI KOTA XUZHU
Sabtu, 01 Desember 2018
BERKREASI DENGAN SENI TARI
Siapa yang tidak kenal sama gadis
manis berlesung pipit yg satu ini, Senyum manisnya kerap kali mondar-mandir di
lingkungan SMP 1 Ngadirojo selain punya bakat menari, pernah aktif jadi
pengurus OSIS 2017/2018 prestasi akademiknya juga patut diperhitungkan. Sebut
saja seli begitulah panggilan akrab dari Dia Astiti Amaseli Anak ke 2 dari 3
bersaudara yang notabene hoby nonton tv ini punya cita-cita ingin jadi dokter
jadi ga salah kalau tahun 2018 kemaren di ajukan mewakili Espensa untuk ikut
lomba OSN mapel IPA Tingkat Kabupaten, di UN tahun ini seli menarjetkan nilai
100.
Selain itu Putri dari bapak
saimin dan ibu supatmi ini jga selalu masuk 3 besar Peringkat Paralel Sekolah,
yang terakhir ini malah Pada Penilaian Akhir semseter gasal dan Uji coba Ujian
Nasional dia peringkat 1 pararel.Dia juga Mengikuti lomba festival anak
sholeh tahun 2018, ikut serta tampil dalam acara ulang tahun dinas lingkungan
hidup dengan menarikan tari melati suci bertema jahe sebagai produk unggulan
Adiwiyata sekolah dan masih banyak lagi kegiatan-kegiatan positif lain yang
diikuti olehnya. Pada wawancara kemaren seli punya pesan buat sahabat markiesa
semua "mulilah dari tempatmu berada gunakan yang kau punya lakukan yang
kau bisa" begitulah pesan Gadis belia yang mengaku penggemar marc marquest
ini.
Berikut Penampilannya bersama Tim Tari SMPN 1 Ngadirojo di acara Hari Lingkungan HIdup Se-Dunia yang dirayakan di Dinas LIngkungan HIdup Kabupaten Wonogiri:
Kamis, 10 Agustus 2017
10 HARI BERSAMA SAHABAT SE-ASIA TENGGARA
Berkesempatan mengikuti kegiatan berskala regional Asia Tenggara, tentu menjadi suatu pengalaman berharga. Inilah yang dirasakan Rahayu Widayanti, S.Si., M.Pd., guru SMP Negeri 1 Nguntoronadi. Selama 10 hari penuh melaksanaan kegiatan bersama 30 peserta yang berasal dari Malaysia, Lao PDR, Thailand, Cambodia, Timor Leste, Philippines, selain dari Indonesia sendiri yang berasal dari berbagai propinsi yang berbeda.
Training Course on Earth and Space Science oleh SEAMEO Regional Centre for QITEP In Science bertujuan untuk mendalami proses pembentukan batuan, meningkatkan pemahaman mengenai pergerakan lempeng bumi, meningkatkan pengetahuan mengenai mitigasi bencana, sehingga dapat merencanakan penurunan resiko bencana, meningkatkan pemahaman mengenai interaksi dalam sistem tata surya, dan meningkatkan pemahaman mengenai metode pembelajaran, diantaranya inquiry Learning, Problem Based Learning, dll.
Training Course on Earth and Space Science ini diselenggarakan oleh SEAMEO
Regional Centre for QITEP in Science pada 01 s.d. 10 Agustus 2017 di Marbella
Suites Bandung, Jln. Sentra Dago Pakar, Bandung, Jawa Barat 40198.
Menariknya, Bahasa pengantar yang digunakan adalah
Bahasa Inggris. Mulai dari seleksi administrasi dan seleksi wawancara,
disampaikan dalam bahasa Inggris. Saat registrasi awal kegiatan, pelaksanaan
kegiatan pembelajaran, dan komunikasi antar peserta hingga akhirpun full menggunakan Bahasa Inggris.
Penjelasan isi kegiatan Training Course on Earth and
Space Science oleh SEAMEO Regional
Centre for QITEP In Science diuraikan sebagai berikut:
1.
Training
Orientation
2.
Pre/Post
Learning Assessment
3.
Sustainability
Science.
4.
Earth and
Space science learning in Southeast Asia
5.
US Science
Education Standards and Climate Change
6.
Understanding
Earth’s Interior
7.
Tectonic
Plates Interactions
8.
Disaster
Risk Reduction and Mitigation
9.
Meteorology
10.
Introduction
on Climate Change from Conceptual Understanding to Practies (Mitigation
andAdaptation Responses)
11.
Astronomical
Catastropy : Cosmic Events on the Fate of Planet Number 3
12.
Our Solar
System and Extrasolar System.
13.
Observation
of Earth andSpace Phenomenon.
14.
InteractiveTeaching
and Learning on Earth andSpace Education.
15.
ESS Learning
Scenario and implementation in the Classroom
16.
Action Plan.
17.
Traditional
Heritage andCultural Performance.
18.
Cultural
Exchange and Sharing among SEAMEO Countries Participants.
19.
Earth and
Space Science Profiles in Southeast Asia.
Kegiatan ini, selain dilaksanakan pembelajaran klasikal di lokasi Marbella
Suites Hotel, juga dilaksanakan di lingkungan kampus Universitas Pendidikan
Indonesia, Bosscha Observatory, dan Museum Geologi. Hal ini bertujuan untuk
memberikan pengalaman langsung yang mendukung pemahaman Bumi dan Antariksa.
Setiap tahunnya, SEAMEO QITEP in
Science menyelenggarakan diklat bagi Guru dan Tenaga Kependidikan dibidang IPA
se-Asia Tenggara. Pihak penyelenggara menanggung biaya program, akomodasi,
konsumsi, dan transportasi selama diklat bagi peserta yang lolos seleksi. Diklat reguler ini hanya memiliki kuota 30
orang, dengan komposisi 22 orang peserta Indonesia (dipilih melalui seleksi
oleh SEAMEO QITEP in Science) dan 8 orang peserta dari negara anggota
SEAMEO/Asia Tenggara (dipilih/dinominasikan oleh Kementerian Pendidikan di
negara yang bersangkutan).
Syarat umum yang harus dipenuhi peserta seleksi, yaitu
usia tidak lebih dari 52 tahun, mengerti bahasa Inggris, belum pernah mengikuti
diklat reguler yang diselenggarakan oleh SEAMEO QITEP in Science dalam jangka waktu 2 tahun terakhir (akan
dilakukan verifikasi data alumni).
Bagi peminat yang memenuhi persyaratan dan ingin
mengikuti seleksi, melakukan
pendaftaran online dan melengkapi dokumen untuk seleksi administrasi.
Dokumen
yang harus diunggah meliputi Motivation letter dan scan hasil
tes/surat keterangan kemampuan berbahasa Inggris sebagai bahan pertimbangan
seleksi.
Calon peserta yang lolos seleksi administrasi berhak mengikuti tahapan seleksi wawancara yang dilakukan melalui telepon. Selanjutnya, peserta terpilih akan mendapatkan undangan Via email untuk mengikuti kegiatan tersebut.

















