Drs.Eko Sutantyo, M.Pd

Ketua MKKS Subrayon 01 Wonogiri.

Rahayu Widayanti, S,Si,M.Pd

Ketua Tim Kreatif Konten Pendidikan SMP Subrayon 01 Wonogiri

Pengurus MKKS Sub Rayon 01 Wonogiri

Ketua Tim Kreatif Konten Pendidikan SMP Bersama Pengurus MKKS Sub Rayon 01 Wonogiri.

Diskusi Program Tim Kreatif Konten Pendidikan Sub Rayon 01 Wonogiri

Aksi Nyata Memajukan Pendidikan di Kabupaten Wonogiri.

KREASI

Bergerak Bersama Pasti Bisa Untuk Wonogiri Sukses

Tim Kreasi01wonogiri

Bergerak Bersama Untuk Pendidikan Hebat

Bidang 1

Pengembangan Konten dan Inovasi Pembelajaran

Bidang 2

Publikasi dan Festival

Bidang 3

Seni Budaya

PASTI BISA

PASTI BISA

Jumat, 29 Maret 2019

PENGALAMAN DI KOTA XUZHU


PENGALAMAN DI KOTA XUZHU

WonogiriSiapa yang tak kenal dengan sosok yang satu ini. beliau adalah Sri Hartono, S.Pd guru mata pelajaran IPA yang saat ini mengajar di SMP Negeri 1 Selogiri. Kiprah beliau dalam dunia Pendidikan tidak diragukan lagi. Pria kelahiran 17 Desember 1969, merupakan salah guru yang mendapatkan kesempatan mengikuti kegiatan 1000 guru belajar keluar negeri. Dimana kesempatan itu merupakan penghargaan atas prestasi yang beliau peroleh yakni sebagai Juara INOBEL pada tahun 2017 tingkat Nasional. Kegiatan 1000 guru belajar keluar negeri ini dilaksanakan di negara Cina yang sekarang bernama Tiongkok. Kegiatan ini terlaksana pada bulan Maret 2019 selama 21 hari, bersama dengan 50 guru dari berbagai daerah di Indonesia difasilitasi oleh Kemdikbud. Pelatihan ini berisi tentang pembelajaran STEM dan HOTS di negeri Tiongkok. Pendidikan STEM merupakan pendekatan Pendidikan dimana Sains, Teknologi, Enjiniering/Rekayasa dan Matematik terintegrasi dengan proses pendidikan berfokus pada pemecahan masalah dalam kehidupan sehari-hari dan mengembangkan daya cipta dalam kehidupan professional. Pelatihan bertempat di China University of Mining and Technology (CUMT) di kota Xuzhou, propinsi Jiangsu, Tiongkok. Adapun waktu pelatihan dimulai tanggal 3 Maret sampai 24 Maret 2019. Sebelum berangkat para peserta diberi pembekalan selama 4 hari dan setelah pulang ke Indonesia membuat laporan selama 2 hari di Jakarta serta melaksanakan diseminasi dan menerapkan pembelajaran sesuai dengan kondisi sekolah masing-masing. Tujuan umum dari pelatihan guru keluar negeri adalah untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengelola pembelajaran. Sedangkan tujuan khusus adalah pendalaman substansi materi, pengalamannyata dan wawasan interaks iantarbudaya, pemahaman system Pendidikan di RRT, pengalama nmempelajari proses pembelajaran di kelas, pengalaman dalam penilaian hasil belajar dan wawasan pengembangan implementasi kompetensi abad 21 dan revolusi industri 4.0. Agenda kegiatan pelatihan tersebut sangat padat terdiri dari orientasi pendidikan di negeri Tiongkok, pemahaman tentang Bahasa, kaligrafi dan budaya Tiongkok, observasi pembelajaran di sekolah, dan pengembangan teknologi berbasis STEM.  Pengalaman yang luar biasa dapat mengikuti pelatihan ini dimana Tiongkok adalah negara dengan penguasaan teknologi yang luar biasa, akan tetapi sangat mencintai dan berusaha untuk melestarikan budayanya dengan sangat baik. Keberhasilan pendidikan dan kemajuan teknologi di negeri Tiongkok sangat dipengaruhi oleh kecintaan warga negara pada budayanya sendiri.




Tiongkok pada awalnya mengadopsi teknologi dari negara lain seperti Perancis, Jepang, Jerman dan Amerika. Namun saat ini Tiongkok memiliki cirri khas tersendiri dan menjadi negara maju dengan penguasaan teknologi luar biasa. Penerapan STEM yang sangat tinggi dan menyentuh sendi-sendi kehidupan pada seluruh lapisan masyarakat. Alat transaksi perdagangan, kendaraan listrik, robotik, bisnis, perkantoran, pendidikan, konstruksi,  dan kereta cepat merupakan contoh penerapan STEM. Model pembelajaran yang digunakan dalam penerapan STEM adalah Inquiry dan Problem Base Learning dengan tujuan untuk menghasilkan siswa yang kritis dan kreatif sehingga menjadi manusia yang kreatif dan inovatif. Keuntungan dari teknologi ini, guru dapat mengajar tiga kelas dari tiga sekolah berbeda dalam waktu yang sama. Selain pembelajaran tentang teknologi bagi peserta didik, misalnya teknologi tetang robotic diajarkan dari jenjang yang paling rendah sampai kejenjang tertinggi. Namun tidak ditinggalkan tentang kasih saying karena itu merupakan fakto rutama dalam pendidikan karakter. Kota Xuzhou adalahkotapendidikan yangcukuppadat,aman,bersih dan indah. Sungai di tengahkota yang jernih menunjukkan kedisiplinan masyarakat untuk selalu hidup bersih. Taman dan danau yang bersih, indah dan rapi serta dijaga menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan. Harapan negara kepada peserta pelatihan dan menjadi kewajiban guru sebagai agen perubahan untuk berinovasi dan berkreasi dalam pembelajaran. Tindak lanjut dari kegiatan ini adalah diseminasi di tempat kerja, kabupaten dan provinsi.Banyak pengalaman yang dapat diterapkan di kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Persaingan global menuntut manusia memiliki kompetensi untuk menghadapinya. Dengan penerapan STEM dan HOTS dalam pembelajaran akan menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi abad 21 dalam menyongsong revolusi industry 4.0. Prestasi yang telah beliau peroleh diantaranya: Juara I OGN kabupaten Wonogiri, Juara I guru berprestasi kabupaten Wonogiri, Juara I PKB kabupaten Wonogiri, Juara III Inobel tingkat Nasional. 

Sabtu, 01 Desember 2018

BERKREASI DENGAN SENI TARI

 

Siapa yang tidak kenal sama gadis manis berlesung pipit yg satu ini, Senyum manisnya kerap kali mondar-mandir di lingkungan SMP 1 Ngadirojo selain punya bakat menari, pernah aktif jadi pengurus OSIS 2017/2018 prestasi akademiknya juga patut diperhitungkan. Sebut saja seli begitulah panggilan akrab dari Dia Astiti Amaseli Anak ke 2 dari 3 bersaudara yang notabene hoby nonton tv ini punya cita-cita ingin jadi dokter jadi ga salah kalau tahun 2018 kemaren di ajukan mewakili Espensa untuk ikut lomba OSN mapel IPA Tingkat Kabupaten, di UN tahun ini seli menarjetkan nilai 100.

Selain itu Putri dari bapak saimin dan ibu supatmi ini jga selalu masuk 3 besar Peringkat Paralel Sekolah, yang terakhir ini malah Pada Penilaian Akhir semseter gasal dan Uji coba Ujian Nasional dia peringkat 1 pararel.Dia juga Mengikuti lomba festival anak sholeh tahun 2018, ikut serta tampil dalam acara ulang tahun dinas lingkungan hidup dengan menarikan tari melati suci bertema jahe sebagai produk unggulan Adiwiyata sekolah dan masih banyak lagi kegiatan-kegiatan positif lain yang diikuti olehnya. Pada wawancara kemaren seli punya pesan buat sahabat markiesa semua "mulilah dari tempatmu berada gunakan yang kau punya lakukan yang kau bisa" begitulah pesan Gadis belia yang mengaku penggemar marc marquest ini.

Berikut Penampilannya bersama Tim Tari SMPN 1 Ngadirojo di acara Hari Lingkungan HIdup Se-Dunia yang dirayakan di Dinas LIngkungan HIdup Kabupaten Wonogiri:



 


Kamis, 10 Agustus 2017

10 HARI BERSAMA SAHABAT SE-ASIA TENGGARA


 

            Berkesempatan mengikuti kegiatan berskala regional Asia Tenggara, tentu menjadi suatu pengalaman berharga. Inilah yang dirasakan Rahayu Widayanti, S.Si., M.Pd., guru SMP Negeri 1 Nguntoronadi. Selama 10 hari penuh melaksanaan kegiatan bersama 30 peserta yang berasal dari Malaysia, Lao PDR, Thailand, Cambodia, Timor Leste, Philippines, selain dari Indonesia sendiri yang berasal dari berbagai propinsi yang berbeda.

Training Course on Earth and Space Science oleh SEAMEO Regional Centre for QITEP In Science bertujuan untuk mendalami proses pembentukan batuan, meningkatkan pemahaman mengenai pergerakan lempeng bumi, meningkatkan pengetahuan mengenai mitigasi bencana, sehingga dapat merencanakan penurunan resiko bencana, meningkatkan pemahaman mengenai interaksi dalam sistem tata surya, dan meningkatkan pemahaman mengenai metode pembelajaran, diantaranya inquiry Learning, Problem Based Learning, dll.



Training Course on Earth and Space Science ini diselenggarakan oleh SEAMEO Regional Centre for QITEP in Science pada 01 s.d. 10 Agustus 2017 di Marbella Suites Bandung, Jln. Sentra Dago Pakar, Bandung, Jawa Barat 40198.

Menariknya, Bahasa pengantar yang digunakan adalah Bahasa Inggris. Mulai dari seleksi administrasi dan seleksi wawancara, disampaikan dalam bahasa Inggris. Saat registrasi awal kegiatan, pelaksanaan kegiatan pembelajaran, dan komunikasi antar peserta hingga akhirpun full menggunakan Bahasa Inggris.



Penjelasan isi kegiatan Training Course on Earth and Space Science oleh SEAMEO  Regional Centre for QITEP In Science diuraikan sebagai berikut:

1.         Training Orientation

2.         Pre/Post Learning Assessment

3.         Sustainability Science.

4.         Earth and Space science learning in Southeast Asia

5.         US Science Education Standards and Climate Change

6.         Understanding Earth’s Interior

7.         Tectonic Plates Interactions

8.         Disaster Risk Reduction and Mitigation

9.         Meteorology

10.     Introduction on Climate Change from Conceptual Understanding to Practies (Mitigation andAdaptation Responses)

11.     Astronomical Catastropy : Cosmic Events on the Fate of Planet Number 3

12.     Our Solar System and Extrasolar System.

13.     Observation of Earth andSpace Phenomenon.

14.     InteractiveTeaching and Learning on Earth andSpace Education.

15.     ESS Learning Scenario and implementation in the Classroom

16.     Action Plan.

17.     Traditional Heritage andCultural Performance.

18.     Cultural Exchange and Sharing among SEAMEO Countries Participants.

19.     Earth and Space Science Profiles in Southeast Asia.

Kegiatan ini, selain dilaksanakan pembelajaran klasikal di lokasi Marbella Suites Hotel, juga dilaksanakan di lingkungan kampus Universitas Pendidikan Indonesia, Bosscha Observatory, dan Museum Geologi. Hal ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung yang mendukung pemahaman Bumi dan Antariksa.



Setiap tahunnya, SEAMEO QITEP in Science menyelenggarakan diklat bagi Guru dan Tenaga Kependidikan dibidang IPA se-Asia Tenggara. Pihak penyelenggara menanggung biaya program, akomodasi, konsumsi, dan transportasi selama diklat bagi peserta yang lolos seleksi. Diklat reguler ini hanya memiliki kuota 30 orang, dengan komposisi 22 orang peserta Indonesia (dipilih melalui seleksi oleh SEAMEO QITEP in Science) dan 8 orang peserta dari negara anggota SEAMEO/Asia Tenggara (dipilih/dinominasikan oleh Kementerian Pendidikan di negara yang bersangkutan).

Syarat umum yang harus dipenuhi peserta seleksi, yaitu usia tidak lebih dari 52 tahun, mengerti bahasa Inggris, belum pernah mengikuti diklat reguler yang diselenggarakan oleh SEAMEO QITEP in Science  dalam jangka waktu 2 tahun terakhir (akan dilakukan verifikasi data alumni).



Bagi peminat yang memenuhi persyaratan dan ingin mengikuti seleksi, melakukan pendaftaran online dan melengkapi dokumen untuk seleksi administrasi.

Dokumen yang harus diunggah meliputi Motivation letter dan scan hasil tes/surat keterangan kemampuan berbahasa Inggris sebagai bahan pertimbangan seleksi.



Calon peserta yang lolos seleksi administrasi berhak mengikuti tahapan seleksi wawancara yang dilakukan melalui telepon. Selanjutnya, peserta terpilih akan mendapatkan undangan Via email untuk mengikuti kegiatan tersebut.