Drs.Eko Sutantyo, M.Pd

Ketua MKKS Subrayon 01 Wonogiri.

Rahayu Widayanti, S,Si,M.Pd

Ketua Tim Kreatif Konten Pendidikan SMP Subrayon 01 Wonogiri

Pengurus MKKS Sub Rayon 01 Wonogiri

Ketua Tim Kreatif Konten Pendidikan SMP Bersama Pengurus MKKS Sub Rayon 01 Wonogiri.

Diskusi Program Tim Kreatif Konten Pendidikan Sub Rayon 01 Wonogiri

Aksi Nyata Memajukan Pendidikan di Kabupaten Wonogiri.

KREASI

Bergerak Bersama Pasti Bisa Untuk Wonogiri Sukses

Tim Kreasi01wonogiri

Bergerak Bersama Untuk Pendidikan Hebat

Bidang 1

Pengembangan Konten dan Inovasi Pembelajaran

Bidang 2

Publikasi dan Festival

Bidang 3

Seni Budaya

PASTI BISA

PASTI BISA

Selasa, 22 September 2020

PERTEMUAN VIRTUAL MGBK SUB RAYON 01 KABUPATEN WONOGIRI DI TENGAH PANDEMI COVID – 19 SECARA DARING, LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DIMASA PANDEMI

  

Pengurus MGBK  Sub Rayon 01  Kabupaten Wonogiri menyelanggarakan rapat pleno seluruh Guru BK Sub Rayon 01 Kabupaten Wonogiri pada hari Selasa, 22 September 2020 dimulai pada pukul 09.00WIB. sampai dengan pukul 12.00 WIB secara Daring. Pelaksanaan dilakukan secara virtual karena tidak memungkinkan untuk mendatangkan seluruh guru BK di Kabupaten Wonogiri dalam kondisi Pandemi Covid-19 saat ini. Dalam pertemual virtual ini dihadiri Bapak Drs. Triyono, M.Pd., selaku koordinator MGBK  Sub Rayon 01 Kabupaten Wonogiri, Bapak Sumarno, S.Pd, M.E.  Bapak Sumarno selaku   Ketua MGBK Rayon Kabupaten Wonogiri, dan Bapak Drs. Hardiyo Ketua Sub Rayon 01  sekaligus sebagai pemateri

Sejumlah 42 titik Vicon Guru BK ikut hadir pada kegiatan daring ini dimana masing – masing sekolah ada yang mewakilkan 1 orang  guru BK dana ada juga yang 2 orang guru BK . Sehingga yang mengikuti kegiatan vicon  MGBK Sub Rayon 01 ini diperkirakan 60 orang  guru BK. Meskipun demikian kegiatan sudah terwakili secara lengkap dari masing-masing sekolah se-Sub Rayon 01 Wonogiri. Hasil pertemuan dapat disampaikan / diinformasikan ke seluruh bapak/ibu Guru BK disekolah masing-masing.

Setelah Kegiatan ini dibuka oleh moderator dilanjutkan sambutan Koordinator BK Sub Rayon 01 Kabupaten Wonogiri yaitu Bapak Drs. TRIYONO ,M.Pd. Dalam sambutannya Beliau penyampaian bahwa meski dalam masa covid-19 semangat guru BK tidak boleh menurun justru harus meningkat dengan tetap menjalankan tugas sesuai tupoksinya, Guru BK juga tidak boleh terlena dalam keadaan pandemi covid ini, tetap harus mampu meningkatkan kompetensi dan pengembangan diri serta selalu aktif dalam kegiatan MGBK khususnya di Sub Rayon ini.

Acara ketiga penyampaian materi oleh Ketua MGBK Rayon Wonogiri Bapak Sumarno, S.Pd, M.E.Sy. Materi yang disampaikan oleh Ketua MGBK Rayon Kabupaten Wonogiri juga tidak lepas dari Pembelajaran JarakJauh yang sedang dilaksanakan disekolah di saat pandemic  Civid-19 ini. Ditegaskan oleh beliau bahwa tugas guru BK harus selalu mengikuti perkembangan yang terjadi saatini ,sebagai guru BK juga bisa memanfaatkan informasi melalui  Portal Pembelajaran MS365 yang disediakan oleh Dinas Pendidikan Kabupataen Wonogiri sebagai refferensi seluruh materi pembelajaran pada saat pandemi Covid-19 ini. Kegiatan MGBK yang berlangsung saat ini adalah sebagai sarana untuk meningkatkan kompetensi dan professionalisme guru BK di Sub Rayon 01  dan umumnya di seluruh kabupaten Wonogiri. Dinas Pendidikan Kabupaten Wonogiri melaluikasi  PTK mengharapkan kegiatan rutin MGMP/MGBK baik di tingkat Rayon maupun Sub Rayon dilaporkan kepada Kasi PTK Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri melalui group yang sudah dibentuk. Diakhir sesi penyampaian materi ketua MGBK menegaskan agar seluruh Guru BK aktif dalam mengikuti kegiatan ke- MGBK -an  yang diselenggarakan oleh tingkat Rayon Kabupaten Wonogiri maupun di Sub Rayon masing-masing.Penyampaian materi inti disampaikan oleh Bapak Drs. Hardiyo, beliau memamparkan tentang Layanan Bimbingan dan Konseling di masa pandemic Covid -19, Perangkat administrasi yang diperlukan dalam pembelajaran jarak jauh seperti RPL dan Materi pembelajaran yang dikupas secara tuntas dalam kegiatan ini. Tidak ketinggalan action plan yang merupakan rencana kegiatan layanan dimana dalam mata pelajaran disebut silabus jugadibahas secaradetil.


Sesuai dengan tema pertemuan rutin MGBK Sub Rayon 01 Kabupaten Wonogiri kali ini menghasilkan kesepakatan seluruh Guru BK Se- Sub Rayon kabupaten Wonogiri menggunakan action Plan sebagai silabus dan Rencana Pelaksanaan Layanan(RPL)  BK1 Lembar sebagai kelengkapan program BK yang dijadikan sebagai pedoman dalam memberikan layanan kepada peserta didik. Meskipun di masa pandemic dengan model pembelajaran jarak jauh, empat komponen layanan BK berupa Layanan Dasar, Layanan Responsif, Layanan Peminatan dan Perencanaan individual serta layanan pendukung Sistem harus tetap berjalan dengan baik. Pemateri mengakhiri sesi ini dengan harapan guru BK Sub Rayon 01 tidakkalah dengan guru mapel lain dalam tugas tugas pokok sebagai guru.

Pada akhir pertemuan sebelum ditutup Ketua MGBK mengingatkan kembali dan menegaskan kepada seluruh guru BK se Kabupaten Wonogiri untuk selalu aktif mengikuti kegiatan ke- MGBK -an baik di tingkat Sub Rayon maupunting kat Rayon disetiap hari selasa yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan sebagai hari MGBK. Disamping itu pertemuan MGBK merupakan salah satu sarana untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme sebagai Guru Bimbingan dan Konseling dapat benar benar terwujud.

Pengurus MGBK akhirnya menetapkan dan memplenokan dalam pertemuan tersebut untuk menggunakan RPL 1 lembar dalam pelaksanaan Layanan kepada peserta didik mengikuti surat edaran mentri Pendidikan dan kebudayaan No. 14 tahun 2019.

Pertemuan diakhiri dengan ditutup oleh moderator dengan harapan pertemuan seru padapat dilaksanakan dihari yang lain, demikian reportase pertemuan rutin MGBK Sub Rayon 01 Kabupaten Wonogiri telah berjalan lancar walaupun masih terdapat kekurangan dan hambatan dalam Vicon BK sub Rayon 01 Kabuapten Wonogiri (HR)


Sabtu, 19 September 2020

MGMP PJOK SUBRAYON 01 WONOGIRI MENGADAKAN WEBINAR DENGAN TEMA "STRATEGI PJJ UNTUK MAPEL PJOK"


Wonogiri - MGMP  PJOK  Subrayon 01   Kabupaten   Wonogiri  pada   Sabtu, 19 September 2020    mengadakan kegiatan   dengan  nuansa  berbeda.  Pertemuan  reguler yang  biasanya  secara  tatap muka itu digelar secara virtual    melalui    kegiatan   webinar,  karena adanya pandemi  covid-19.     Narasumber  dalam   kegiatan    ini adalah   kepala  bidang PTK SMP, pengawas  SMP Dinas Pendidikan, Kebudayaan Wonogiri DAN ketua MGMP Kabupaten   Wonogiri.   Dengan  peserta   seluruh guru mapel PJOK di subrayon 01 Wonogiri. Peserta kegiatan yang masuk dalam meeting room sejumlah 37 peserta, tetapi pada riil kehadiran bisa melebihi dari jumlah itu karena ada beberapa personil yang bergabung menjadi satu di satu titik lokasi. 

Kegiatan  diawali  dengan  pembukaan  oleh  Drs. Bambang Priyambodo, selaku moderator  kegiatan. Beliau menyampaikan  tujuan  kegiatan  adalah  agar  bapak  ibu  guru  peserta  vicon  dapat memahami lebih dalam tentang  Pembelajaran  Jarak  jauh  (PJJ). Selanjutnya  beliau   berpesan  agar  peserta  mengikuti  acara sampai selesai dan bisa mengimplementasikan apa yang di dapat dalam paparan materi dari narasumber. 
Kepala  Bidang  PTK  SMP  Dinas  Pendidikan  dan  Kebudayaan  Kabupaten  Wonogiri, Retno Puspito Rini, S.H., M. Hum, selaku narasumber, beliau menyampaikan  apresiasi  setinggi-tingginya  kepada  MGMP   mapel PJOK subrayon 01 Wonogiri yang telah melaksanakan pertemuan reguler  secara  vicon.  “Ada lima peran guru PJOK dalam  pembelajaran jarak  jauh  di masa  pandemic covid-19 ini,  yaitu antara lain:
  memastikan  siswa  dalam keadaan sehat  secara   fisik  dan  tetap beraktivitas fisik selama di rumah, memastikan siswa tidak mengalami trauma  psikis  akibat  kejenuhan atau ketakutan , mendorong siswa membiasakan hidup bersih, memberikan edukasi  tentang penyakit menular covid-19, dan mendorong siswa untuk tetap berolahraga sesuai bakatnya,” katanya. 
Di samping tentang PJJ,  beliau  juga  menyampaikan  beberapa  kriteria  bagaimana  menjadi  guru  PJOK yang ideal. Guru PJOK  harus   memiliki   tingkat   kebugaran    jasmani   yang   baik,   disiplin   dalam   melaksanakan tupoksinya , cekatan   dalam   menyelesaikan   tanggung   jawabnya, berkepribadian   yang  baik,  memiliki jiwa kepemimpinan,  dan bermoral  yang baik. Misi  seorang guru  tidak  hanya  sebatas  menyampaikan ilmu, guru adalah arsitek  peradaban  setiap  kalimat  yang  keluar dan tindakan yang dilakukan akan menuntun ke surga atau sebaliknya.Di  akhir  paparan beliau  menyampaikan  sebuah  kutipan, “Sebaik apapun  kurikulumnya jika guru tidak  memiliki integritas  dan  profesionalitas,  maka  akan  sama  saja hasilnya. Kurikulum bisa berganti-ganti model pembelajaran boleh berubah tapi satu hal yang pasti peran guru tak kan terganti”.

Drs. Marno, M.Pd., selaku nara sumber ke dua dalam  forum ini beliau menyampaikan beberapa hal kaitannya dengan perubahan paradigma proses kegiatan belajar mengajar pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Disadari  atau  tidak  bahwa   proses  KBM PJOK   saat  ini  masih terpaku pada paradigma lama.Ketidaktahuan paradigma baru ini  disebabkan  karena lemahnya literasi guru penjasorkes  di  Indonesia  padahal literasi kini telah   menjadi program prioritas yang  digaungkan  oleh   pemerintah melalui   Permendikbud 23 tahun 2015, tentu  ini  bukan  aturan  untuk siswa semata,  namun  guru-guru juga  harus  menjadi  teladan  bagi  siswanya dalam menggerakk an program literasi di sekolah, guru dituntut untuk terus belajar sepanjang hayat, memiliki wawasan  dan  konsep  luas  mengenai bidang  keilmuannya. Jika  keilmuannya  tertinggal  maka jangan harap menjadi guru professional,  mengembangkan  profesionalisme   tidak bisa  lepas  dari  aktivitas  mencari  ilmu. Jalan     satu-satunya   untuk  mencari   ilmu adalah   dengan   membaca,   membaca   membuka   pikiran    dan menajamkan keterampilan analisis terhadap suatu objek.  “Objek kita adalah manusia, manusia  yang  terlahir dengan  segala  keunikan  di dalamnya, jika  tidak mampu  memahami  keunikan  ini  maka  penjasorkes  akan berdiri menjadi mata pelajaran pemanis, bukan mata pelajaran yang pokok dan integral,” paparnya.
Mengakhiri paparan beliau berpesan kepada  guru   PJOK   untuk   senantiasa  meningkatkan   kompetensinya. Mulai    dari   kompetensi  kompetensi  pedagogik,    kompetensi    kepribadian,  kompetensi  profesional   dan kompetensi sosial.  Keempat  kompetensi   tersebut   harus   dimiliki seorang guru PJOK dalam rangka menjadi guru PJOK yang profesional. 

Bapak Sapto Priyono, S.Pd. Selaku  pemateri  terakhir,  dalam  kesempatan  ini  beliau  menyampaikan  bahwa BDR  adalah  belajar  dari rumah  bukan  belajar di rumah. Seperti halnya  pembelajaran  yang selama ini telah kita laksanakan, BDR juga  mancakup  pra pembalajaran, saat pembelajaran, dan usai pembelajaran. Bedanya adalah bahwa dalam  BDR ini tetep menggunakan prosedur keselamatan pencegahan Covid-19
Di akhir paparannya, narasumber mengajak mari kita belajar, utamanya  dengan platform-platform yang akan kita    gunakan   dalam  BDR. Bisa  Google Classroom, Google Meet, Microsoft Teams, dan  lain-lain

Kamis, 17 September 2020

RAPAT KOORDINASI DAN PENYUSUNAN PROGRAM KERJA TIM KREATIF SUB RAYON 01 WONOGIRI

 

        Tim Kreatif Konten Pendidikan dan Pembelajaran Subrayon 01 Wonogiri mengadakan rapat koordinasi pada Kamis (17/9/2020), bertempat di Graha Saraswati, Wonogiri. Terhimpun para guru kreatif dari perwakilan  Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) SMP Subrayon o1 Wonogiri.



        Bertindak sebagai penanggungjawab Tim Kreatif Subrayon 01, Drs. Eko Sutantyo, M.Pd., Ketua MKKS Sub Rayon 01 Wonogiri. Dalam sambutannya, Eko berharap Tim Kreatif segera membuat Website. “Seluruh publikasi SMP se-Subrayon 01 dapat di­publish di website tersebut. Saya yakin ini akan membawa banyak manfaat”, tegasnya. Lebih lanjut, Kepala SMP Negeri 3 Ngadirojo ini berpesan agar Tim Kreatif mempunyai semangat untuk membantu sesama teman guru dalam mendorong kreativitas di dunia pendidikan.

        Ketua Tim Kreatif Sub Rayon 01 Wonogiri, Rahayu Widayanti, S.Si., M.Pd guru SMP Negeri 1 Nguntoronadi, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kehadiran Pengurus MKKS Subrayon 01 Wonogiri dan  seluruh anggota Tim Kreatif. Pertemuan ini adalah rapat koordinasi pertama yang menghadirkan seluruh anggota tim. Rahayu berharap, Tim selalu mengedepankan komunikasi dan kerjasama sehingga terjalin kekompakan. “Kita sudah difasilitasi dengan luar biasa oleh MKKS. Tentu harus kita jawab dengan karya nyata. Bersama, kita pasti bisa!”, tegasnya.

        Dalam melaksanakan tugasnya, Tim Kreatif Subrayon 01 dibimbing oleh Tim Pengarah yaitu Sriyono, M.Pd., Agus Rudi Purwanto, S.Pd., M.Hum, dan Susanto, S.Kom. Pengalaman yang mumpuni, menjadikan Tim Pengembang Konten Kabupaten Wonogiri ini banyak memberikan pembinaan dan motivasi kepada Tim Kreatif Subrayon 01.


        
Sriyono, dalam sambutannya berpesan kepada seluruh anggota tim, agar selalu memiliki semangat untuk belajar dan berkembang. Keterampilan mengenai penulisan reportase, penyelenggaraan kegiatan, pembuatan flyer, pembuatan room meeting hendaknya dikuasai. Sriyono yakin, jika website sudah terbentuk, nantinya akan membawa manfaat besar bagi rekan guru lain. “Tim ini sudah mendapatkan dukungan dari MKKS. Tentukan programnya, kalau ada kendala, komunikasikan!”, pungkasnya.


        

Penyusunan program kerja masing-masing bidang, menjadi agenda utama pada rakor ini. Ketiga bidang, yakni Bidang Publikasi dan festival, Bidang Konten dan Inovasi Pendidikan, dan Bidang Seni Budaya, berkomitmen mengembangkan kreativitas dan mutu pendidikan melalui berbagai program andalannya.


       
 “Memajukan Pendidikan di Kabupaten Wonogiri” menjadi motto Tim Kreatif konten Pendidikan dan Pembelajaran Subrayon 01 Wonogiri. Tak berhenti bergerak, Tim berkomitmen untuk segera merealisasikan program kerja yang telah disusun. 


Seperti apa gebrakan yang telah kami rencanakan? Tunggu aksi kami selanjutnya. (RW)

Selasa, 15 September 2020

VARIOUS ENGLISH TEACHING AND LEARNING ATMOSPHERE IN THE COVID – 19 PANDEMIC

 


Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di masa pandemic ( Covid – 19 ) sudah berlangsung selama kurang lebih 7 bulan dari pertengahan bulan Maret 2020 sampai dengan dimulainya tahun pelajaran baru 2020/2021 yang saat ini sudah berjalan sampai di bulan Oktober. Pelaksanaan PJJ yang sudah mengikuti irama penyesuaian kurikulum ( mengacu pada Keputusan Balitbang nomor 018/H/KR/2020 ) di masa pandemi pasti tidak bisa terlepas dari peran serta pendidik untuk senantiasa memberikan layanan maksimal kepada peserta didik dengan memanfaatkan berbagai platform aplikasi daring yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi di setiap sekolah dan peserta didik.

Kondisi sekolah dan peserta didik yang beragam pasti memunculkan dinamika tersendiri yang harus dihadapi pendidik. Dinamika PJJ tersebut tentu saja menimbulkan polemik yang menguras energi dan pikiran pendidik untuk senantiasa bisa bersikap bijaksana dan tetap memiliki motivasi dan kreatifitas yang tinggi agar PJJ tetap berjalan baik dan tuntutan kurikulum di masa pandemi juga bisa tercapai.

Berpijak dari dinamika pelaksanaan PJJ di lapangan, maka Musyawarah Guru Mata Pelajaran ( MGMP ) Bahasa Inggris Sub Rayon 01, Kabupaten Wonogiri mengadakan kegiatan webinar bertajuk Various English Teaching and Learning Atmosphere in The Covid – 19 Pandemic. Kegiatan ini diselenggarakan pada hari Selasa, tanggal 15 September 2020 dengan menggunakan Microsoft Teams sebagai media untuk berinteraksi secara virtual. Kegiatan ini tidak hanya ditujukan untuk Bapak/Ibu Guru Bahasa Inggris di wilayah sub rayon 01 tetapi juga bisa di ikuti oleh Bapak/Ibu Guru dari sub rayon lain di kabupaten Wonogiri. Dengan jumlah peserta tercatat 45 guru, kegiatan webinar dibuka oleh Pengawas Pembina untuk sub rayon 01 yaitu Bapak Drs. Wakimin, M.Pd dengan narasumber Ibu Sri Nurhasanti, M.Pd dari SMP Negeri 2 Wonogiri.


Pada kesempatan tersebut, Bapak Drs. Wakimin, M.Pd sebagai salah satu pengawas pembina di sub rayon 01 memberikan motivasi kepada Bapak/Ibu guru untuk senantiasa memanfaatkan keberadaan MGMP, khususnya MGMP sub rayon sebagai salah satu wahana untuk berbagi ilmu dan pengalaman terkait kegiatan pembelajaran terlebih kegiatan pembelajaran jarak jauh dimasa pandemic yang masing -  masing guru di masing -  masing sekolah dengan situasi dan kondisi peserta didik yang beragam pasti memiliki tantangan dan keunikan tersendiri.


Pada acara inti, narasumber dan juga ketua sub rayon 01 Ibu Sri Nurhasanti, M.Pd mengajak semua peserta webinar untuk bertukar pengalaman dengan menyampaikan kondisi riil pelaksanaan pembelajaran jarak jauh di masing – masing sekolah terkait dengan berbagai kendala yang dihadapi oleh pendidik dan peserta didik. Serba – serbi pembelajaran bahasa inggris secara virtual memang menimbulkan tantangan tersendiri tidak hanya bagi pendidik akan tetapi juga permasalahan yang kompleks bagi peserta didik. Dalam hal ini Bu Sri Nurhasanti sekaligus memberikan motivasi dan metode yang bisa digunakan untuk melaksanakan Pembelajaran bahasa Inggris secara virtual. Beliau juga memaparkan bahwa dalam situasi tertentu guru juga bisa melaksanakan pembelajaran secara kombinasi dengan menggabungkan pembelajaran secara daring dan luring untuk menjembatani berbagai kendala yang muncul di tengah pelaksanaan pembelajaran jarak jauh. Narasumber juga memotivasi Bapak/Ibu guru untuk senantiasa kreatif dan inovatif dalam upaya mengaktifkan keikutsertaan peserta didik dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh. Beliau memaparkan beberapa kiat seperti memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk belajar secara berkelompok meskipun pembelajaran dilaksanakan secara daring, pendidik harus “up to date” dalam membuat dan mengembangkan berbagai media pembelajaran di era digital tanpa harus keluar dari tuntutan pencapaian kompetensi yang harus dikuasai peserta didik seperi yang tercantum didalam kurikulum dimasa pandemi. Pendidik diharapkan untuk selalu menjalin hubungan dan komunikasi yang harmonis dengan peserta didik agar terwujud situasi yang nyaman terkhusus bagi peserta didik supaya senantiasa merasakan perhatian dan kasih sayang yang tulus dari Bapak/Ibu gurunya meskipun hanya lewat dunia maya.


Bapak/Ibu guru bahasa Inggris peserta webinar sangat antusias dalam menyampaikan pengalaman riil dan kendala di lapangan dalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh secara daring dengan memanfaatkan berbagai macam platform yang memungkinkan untuk diterapkan disekolah masing – masing. Di lingkup sub rayon 01 kendala yang muncul hampir semuanya sama meskipun tidak bisa dipungkiri latarbelakang peserta didik dan kondisi sekolah beragam. Di akhir kegiatan webinar, narasumber mengingatkan seluruh peserta meskipun kita melaksanakan pembelajaran bahasa Inggris secara virtual, namun kita para pendidik harus selalu aktif dan tidak pernah bosan untuk mengasah dan memperbaharui wawasan keilmuan kita salah satunya dengan aktif berperan serta dalam mengikuti kegiatan yang diselenggarakan MGMP baik tingkat rayon, sub rayon maupun wadah lain yang tidak terlepas dukungannya terhadap dunia pendidikan.

Sabtu, 12 September 2020

WEBINAR “KAIZALA ALTERNATIF PJJ”

 


Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPA SMP Subrayon 01 Wonogiri Kembali menyelenggarakan kegiatan koletif guru melalui Video Conference. Setelah sukses dengan kegiatan serupa sebelumnya yang mengusung tema Review RPP e-KTSP, kali ini Kembali dibuka room meeting  memanfaatkan Microsoft Teams dengan mengambil tema Kaizala Alternatif Pembelajaran Jarak Jauh. Bertugas sebagai host, Sri Wibowo, S.Pd. guru SMP Negeri 7 Wonogiri dan Moderator Sri Purwaningsih Trisnowati, S.Pd., M.Pd. guru SMP Negeri 2 Selogiri (Sabtu 12-09-2020).

Ketua MGMP IPA Subrayon 01 Wonogiri, Drs. Parmo, M.Pd. sebagai penanggungjawab kegiatan pada sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas antusiasme  guru IPA yang telah aktif mengikuti webinar. Materi kita hari ini merupakan sebuah alternatif pembelajaran di masa pandemi Covid-19. Selain diikuti guru dari Subrayon 01, kegiatan webinar kali ini juga terbuka untuk para guru dari Subrayon 02, 03, 04 dan 05” tegasnya.



Kegiatan webinar juga dihadiri oleh Ketua MGMP IPA Kabupaten Wonogiri, Sunarno, S.Pd. Pada sambutannya, Sunarno mengajak guru IPA Wonogiri untuk selalu mengikuti perkembangan zaman di mana perkembangan informasi di dunia Pendidikan sangatlah cepat. Sunarno berharap bahwa materi kegiatan kali ini dapat menjadi salah satu bekal bagi guru dalam melaksanakan kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)..

Bertindak sebagai narasumber, Nur Widhi Hastuti, S.Pd, guru SMP Negeri 2 Wonogiri menjelaskan secara runtut  mengenai aplikasi Kaizala. Dalam menyampaikan materi, narasumber juga menampilkan share screen langkah penggunaan aplikasi Kaizala dalam pembelajaran, sehingga para peserta dapat dengan jelas memahami bahkan bisa mempraktikkannya secara langsung.




Dengan dipandu oleh moderator, pada sesi tanya jawab peserta diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan berdiskusi  dengan narasumber baik melalui chat room maupun berbicara secara langsung. Tak kurang dari 35 peserta hadir dan aktif selama kegiatan berlangsung.

 

Aplikasi Kaizala dapat dimanfaatkan untuk kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh. Aplikasi yang dapat diinstall pada smartphone ini mudah digunakan baik oleh siswa maupun guru. Fitur didalamnya  cukup lengkap sehingga dapat menjadi salah satu media alternatif bagi guru untuk melaksanakan PJJ.