Drs.Eko Sutantyo, M.Pd

Ketua MKKS Subrayon 01 Wonogiri.

Rahayu Widayanti, S,Si,M.Pd

Ketua Tim Kreatif Konten Pendidikan SMP Subrayon 01 Wonogiri

Pengurus MKKS Sub Rayon 01 Wonogiri

Ketua Tim Kreatif Konten Pendidikan SMP Bersama Pengurus MKKS Sub Rayon 01 Wonogiri.

Diskusi Program Tim Kreatif Konten Pendidikan Sub Rayon 01 Wonogiri

Aksi Nyata Memajukan Pendidikan di Kabupaten Wonogiri.

KREASI

Bergerak Bersama Pasti Bisa Untuk Wonogiri Sukses

Tim Kreasi01wonogiri

Bergerak Bersama Untuk Pendidikan Hebat

Bidang 1

Pengembangan Konten dan Inovasi Pembelajaran

Bidang 2

Publikasi dan Festival

Bidang 3

Seni Budaya

PASTI BISA

PASTI BISA

Selasa, 27 Oktober 2020

WEBINAR EDUKASI PENGELOLAAN KELAS DENGAN APLIKASI GOOGLE CLASSROOM MGMP PAI SEKARISEDANAN SURAKARTA

 

MGMP PAI kabupaten wonogiri menyelenggarakan kegiatan webinar edukasi pengelolaan kelas dengan aplikasi google classroom yang bertempat di SMPN 1 Wonogiri pada hari Sabtu, 24 0ktober 2020 dan diikuti oleh seluruh Pengurus MGMP Rayon beserta 2 Pengawas  PAI SMP Kemenag Wonogiri. Dalam hal ini  Kabupaten wonogiri mengirimkan sejumlah 13 perwakilan sebagai peserta.Adapun pengawas PAI yang menghadiri yaitu Ismu Faridah,S.Pd.I.,M.Pd.I dan Tutik Rijani,S.Ag.,M.Pd.I


Bertindak sebagai narasumber yaitu Syaekudin,S.Ag.,M.Pd.I menjelaskan secara runtut mengenai pengelolaan kelas dengan aplikasi google classroom, Langkah penggunaan Aplikasi dalam pembelajaran, sehingga para peserta webinar dapat memahami dan menerapkan secara langsung dalam proses Pembelajaran Jarak Jauh.

Dengan dipandu oleh moderator yaitu Darmawan Basri, M.Pd.I sekaligus merupakan Korwil MGMP PAI SMP Karisidenan Surakarta pada sesi tanya jawab dan diskusi dengan narasumber berjalan dengan baik dan lancar.

Dengan adanya Kegiatan ini diharapkan  Guru PAI sekarisidenan Surakarta memiliki kompetensi dalam penyampaian pembelajaran secara menarik, kreatif dan inofatif melalui aplikasi Google Classroom. 

Sabtu, 24 Oktober 2020

ADIWIYATA DARI HATI

 


Pada hari sabtu 24 Oktober 2020 Tim Adiwiyata SMP Negeri 1 Ngadirojo yang terdiri dari Pudi Sri Maryatmo, S.Pd, Sutarjo, S.Pd.,M.Pd, Retno Prawati, S.Pd, Apri Indriyanti, S.PdI mendapatkan undangan dari SMPN 1 Jatipurno untuk melakukan sosialisasi Sekolah Adiwiyata mandiri. Seperti diketahui bahwa SMPN 1 Jatipurno merupakan sekolah adiwiyata Nasional 2019 yang aka bersiap menuju manjadi sekolah adiwiyata mandiri.

Misdiyanto, SE, S.Pd.Ing selaku kepala sekolah menyampaikan komitmen SMPN 1 Jatipurno untuk mempersiapakan menjadi Sekolah Adiwiyata Mandiri. Ini tidak terlepas dari dukungan dari seluruh warga sekolah dan anggaran. Semua akan dilakukan agar warga sekolah selalu komitmen melaksanakan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan di Sekolah.



Selajutnya Sutarjo, S.Pd.M.Pd menyampikan terima kasih bahwa Tim Adiwiyata SMPN 1 Ngadirojo di percaya untuk berbagi pengalaman dengan SMPN 1 Jatipurno tentang hal yang berkaitan Adiwiyata. Materi selajutnya disampikan Pudi Sri Maryatmo, S.,Pd yang merupakan salah satu narasumber adiwiyata di kabupaten Wonogiri. Pudi menyapikan Program Adiwiyata dijalankan tergantung dari hati pribadi masing-masing warga sekolah. Sekolah juga harus mengerti kedudukan Tim  adiwiyata dalam struktur organisasi sekolah, sehingga kebijakan adiwiyata dapat di integrasikan dalan 8 Standar Nasional Pendidikan.

Selengkapnya lihat Vidio berikut:


KAIZALA ALTERNATIF PJJ DI MASA PANDEMI

 

Dra Wiwik Sri Wigati

Wonogiri - Covid -19 saat ini menjadi pembicaraan diberbagai kalangan dan menjadi topik pembicaraan di berbagai media massa. Covid -19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh sejenis coronavirus dan penularannya antar manusia. Corona virus ini bisa menyerang siapa saja meskipun pada awalnya hanya golongan lansia, tetapi pada perkembangannya bisa menyerang bayi, anak-anak hingga orang dewasa. Penderita covid akan mengalami gangguan sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat hingga kematian. 
Corona Virus Disease 2019 ( Covid 19) pertamakali ditemukan di kota Wuhan, China pada akhir Desember 2019. Virus ini menyebar dengan sangat cepat bahkan sampai di Indonesia hanya dalam kurun waktu beberapa bulan, sehingga WFO pada tanggal 11 Maret 2020 menetapkan wabah ini sebagai pandemi global. Hal tersebut membuat pemerintah pusat maupun daerah membuat kebijakan dalam rangka mencegah serta memutuskan matarantai penyebaran covid-19, diantaranya menerapkan methode belajar dengan sistem daring (dalam jaringan) atau  penerapan pembelajaran  dengan menggunakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) mulai dari PAUD hingga SMA. Sistem pembelajaran daring merupakan sistem pembelajaran tanpa tatap muka secara langsung antara guru dengan siswa tetapi dilakukan melalui methode online yang menggunakan jaringan internet. Dalam pembelajaran seperti ini guru harus memastikan agar kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan lancar meskipun siswa berada di rumah. Guru dituntut untuk dapat mendesain media pembelajaran yang inovatif dengan memanfaatkan media daring. 
Pembelajaran Jarak Jauh yang dilaksanakan di SMP Negeri 2 Wonogiri tidak jauh beda dengan sekolah-sekolah pada umumnya yag ada di Indonesia melalui penggunaan berbagai macam media sosial yang ada. Salah satu yang digunakan dalam PJJ di SMP Negeri 2 Wonogiri menggunakan aplikasi KAIZALA.

Apa itu KAIZALA ?

Microsoft Kaizala adalah aplikasi pesan instan kantoran yang dikembangkan oleh Microsoft, sebagai aplikasi pesan instan kantoran kaizala dapat digunakan sebagai platform manajemen kerja dengan berbagai fiturnya misalnya jejak pendapat dan presensi daring.
Microsoft Kaizala merupakan aplikasi menejemen pesan yang aman dan memungkinkan untuk berkolaborasi dengan orang lain di dalam dan di luar organisasi atau tim / kelompok. Kirim dan terima pesan instan, koordinasikan tugas, kirimkan faktur dan gunakan alat khusus untuk berinteraksi dengan tim dimanapun berada. Kaizala untuk individu, organisasi dan komunitas. Salah satu perbedaan WhatsApp dengan Kaizala adalah kemampuan Kaizala untuk berintegrasi dengan produk Office 365 seperti: Share Point Flow, Excel dan Power BI dsb. Kaizala dirancang sejak awal dengan mempertimbangkan bisnis, lebih berfokus pada kolaborasi tim proyek. Selain satu set fungsi obrolan dasar, Kaizala menawarkan fungsi kolaborasi tim tindak.1) Pekerjaan, memungkinkan pengguna untuk menetapkan tugas kepada kolega dan melacak status  penyelesaian melalui pesan obrolan, 2)   Lokasi, memungkinkan pengguna untuk meminta posisi GPS kolega, atau berbagai lokasi sendiri dengan kolega, 3) Poll/survei,  membantu pengguna mendesain polling khusus untuk mendapatkan informasi pengumpuan dari pelanggan/kolega , 4) Kirim tagihan, mengambil foto faktur dan membagikannya, 5) Daftar Periksa, membagikan daftar tugas dengan grup.

Kemanfaatan KAIZALA
Mau belajar daring gampang ? tidak ribet ? semua ada di satu aplikasi namanya Kaizala ! belajar daring semudah Whatsapp. Apa saja sihh kelebihan dari Kaizala ? Biasanya kalau mau menyusun kuis pakai google form, membuat absen atau daftar hadir pakai zoho form, chatting memakai WA dan lain...lain...!! Semuanya itu bisa dalam satu aplikasi namanya Kaizala dari Microsoft, di Kaizala kita dapat membuat  : Kelas maya, ·         Presensi online,· Tugas, Kuis, dapat  juga untuk forum diskusi, Pengumuman, Share foto tugas, lokasi, dukumen, Jadwal pertemuan kelas, Jajak pendapat, survei, Untuk bermain game catur, tetris,tic-tac .
Belajar menggunakan Kaizala Microsoft bagi guru dan siswa memang lebih simple, mudah, dan ringan diongkos karena quota ringan, hanya saja kaizala belum sefamilier seperti WA. 
Demikian informasi tentang aplikasi belajar “kaizala”  yang dapat kami sampaikan pada kesempatan ini, Semoga bermanfaat kepada para pembaca sekalian yang saat ini sedang giat-giatnya melakukan kegiatan pembelajaran daring (pembelajaran Jarak Jauh). Kritik, saran kami tunggu.

Kemanfaatan KAIZALA







KREASI NYATA GURU SENI BUDAYA SUB RAYON 01 WONOGIRI

 

Pada hari Selasa, 11 Februari 2020, MGMP Mata pelajaran Seni Budaya telah menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kemampuan Tenaga Pendidik dengan materi karya Inovatif dan Pelatihan karawitan bersama, bertempat di ruang kesenian SMP Negeri 1 Selogiri. Peserta kegiatan ini diikuti oleh seluruh Guru Mata Pelajaran Seni Budaya se Sub Rayon 01 Wonogiri dengan jumlah yang hadir 25 orang peserta dari 35 orang anggota.  Kegiatan ini juga diiisi penampilan siswa siswi SMP Negeri 1 Selogiri yang ikut ekstrakurikuler seni  karawitan dan seni tari yang menyuguhkan kemampuannya di depan bp ibu guru seni budaya sub rayon 01 Wonogiri.


Tujuan diselenggarakan  MGMP Seni Budaya adalah untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam meningkatkan profesionalisme guru, dengan tujuan khususnya yaitu memperluas wawasan dan pengetahuan guru mata pelajaran seni budaya dalam  upaya mewujudkan pembelajaran yang efektif dan efisien. Selain itu kegiatan tersebut bertujuan menciptakan suasana pembelajaran yang menarik, menyenangkan, mengasyikkan dan mampu mencetak generasi muda  siswa-siswa yang cerdas, bangga, mampu berkarya menciptakan karya seni yang indah dan bernilai seni tinggi di era millennia ini.

Kegiatan MGMP Seni Budaya sub Rayon 01 dilaksanakan tiap sebulan sekali setiap hari Selasa dan tempat pelasanaannya tidak hanya berkutat di satu tempat  saja melainkan bergiliran di seluruh sekolah yang ada di sub rayon 01 Wonogiri.  MGMP Seni Budaya pernah menyelenggarkan workshop penulisan artikel bekerja sama dengan Jateng Pos yang bertujuan untuk peningkatan karier guru. Kegiatan tersebut banyak diikuti bp ibu guru Seni Budaya bahkan bp ibu guru dari lintas mata pelajaran yang lain. Terbukti penulisan artikel tersebut dapat dinilaikan untuk Pengajuan Angka Kredit berupa Publikasi Ilmiah (PI). ( RP)


BALADA PEMBELAJARAN JARAK JAUH

 

BALADA PEMBELAJARAN JARAK JAUH

Oleh: SALEHA, M.Pd

SMP Negeri 2  Wonogiri

Dasar Hukum Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh

Surat Edaran Sesjen Nomor 15 Tahun 2020, yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tentang Pedoman Penyelenggaraan Belajar dari Rumah dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19)

Pelaksanaan Belajar Dari Rumah (BDR) selama darurat COVID-19 bertujuan untuk:  memastikan pemenuhan hak peserta didik untuk mendapatkan layanan pendidikan selama darurat COVID-19;  melindungi warga satuan pendidikan dari dampak buruk COVID-19;  mencegah penyebaran dan penularan COVID-19 di satuan pendidikan; dan  memastikan pemenuhan dukungan psikososial bagi pendidik, peserta didik dan orang tua/wali.


BDR dilaksanakan sesuai dengan prinsip-prinsip yang tertuang dalam Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (COVID 19), yaitu:  keselamatan dan kesehatan lahir batin peserta didik, pendidik, kepala satuan pendidikan dan seluruh warga satuan pendidikan menjadi pertimbangan utama dalam pelaksanaan BDR; kegiatan BDR dilaksanakan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik, tanpa terbebani tuntutan menuntaskan seluruh capaian kurikulum; BDR dapat difokuskan pada pendidikan kecakapan hidup, antara lain mengenai pandemi COVID-19;  materi pembelajaran bersifat inklusif sesuai dengan usia dan jenjang pendidikan, konteks budaya, karakter dan jenis kekhususan peserta didik; aktivitas dan penugasan selama BDR dapat bervariasi antar daerah, satuan pendidikan dan Peserta Didik sesuai minat dan kondisi masing-masing, termasuk mempertimbangkan kesenjangan akses terhadap fasilitas BDR;  hasil belajar peserta didik selama BDR diberi umpan balik yang bersifat kualitatif dan berguna dari guru tanpa diharuskan memberi skor/nilai kuantitatif; dan mengedepankan pola interaksi dan komunikasi yang positif antara guru dengan orang tua/wali. 


BDR dilaksanakan dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang dibagi ke dalam 2 (dua) pendekatan: pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (daring) pembelajaran jarak jauh luar jaringan (luring).

Dalam pelaksanaan PJJ, satuan pendidikan dapat memilih pendekatan (daring atau luring atau kombinasi keduanya) sesuai dengan ketersediaan dan kesiapan sarana dan prasarana.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri telah memberikan salah satu fasilitas untuk menunjang Pembelajaran Jarak Jauh dengan melakukan: Deploy Office 365; Telah membuatkan akun @pdkwonogiri sekitar 2000 guru dari tingkat Paud, Tk, SD, dan SMP; Melaksanakan pelatihan pemanfaatan office 365 sekitar 2000 guru dari tingkat Paud, Tk, SD, dan SMP.

Pelaksanaan pembelajaran jarak jauh mata pelajaran IPA Kelas IXABC SMP Negeri 2 Wonogiri adalah dengan menggunakan Microsoft Teams; Jumlah siswa kelas IX ABC adalah sebanyak 90 orang; Pembuatan kelas di teams, digabung antara kelas IXA, IXB, dan IXC; Jadwal PJJ, IPA Kelas IXABC adalah setiap hari Rabu, dari jam 08.00-09.20; PJJ dengan menggunakan meeting di Kelas IPA IXABC. 

Kendala PJJ di Kelas IPA IXABC dengan Microsoft Teams di Office 365

Sekolah dan guru: Sekolah dalam proses deploy office 365, sehingga siswa masuk sebagai tamu, belum memakai akun sekolah; Kadang guru juga mengalami sinyal yang susah; Kekuatan sinyal wifi di sekolah kadang tidak memadai; Guru harus mengaktifkan hot spot pribadi untuk melakukan meeting; Saat meeting, guru baru sebatas menyampaikan paparan berupa PPT; Saat meeting, bila akan menggunakan whiteboard, guru baru sebatas memiliki mouse, belum mempunyai mouse pen; Sedangkan dari sisi Siswa: Tidak semua siswa memiliki perangkat yang memadai;Kekuatan sinyal tidak merata, ada daerah yang susah bahkan tidak ada sinyal; Siswa kadang mengeluh kekurangan kuota data; Kemampuan komputasi siswa yang kurang memadai, hanya mahir saat browsing saja; Saat meeting, masih ada siswa yang belum mandi, bahkan masih di kamar tidur; Masih terdapat siswa yang lupa mengisi daftar hadir, dan tidur saat harus mengerjakan tugas. ( HR)