Drs.Eko Sutantyo, M.Pd

Ketua MKKS Subrayon 01 Wonogiri.

Rahayu Widayanti, S,Si,M.Pd

Ketua Tim Kreatif Konten Pendidikan SMP Subrayon 01 Wonogiri

Pengurus MKKS Sub Rayon 01 Wonogiri

Ketua Tim Kreatif Konten Pendidikan SMP Bersama Pengurus MKKS Sub Rayon 01 Wonogiri.

Diskusi Program Tim Kreatif Konten Pendidikan Sub Rayon 01 Wonogiri

Aksi Nyata Memajukan Pendidikan di Kabupaten Wonogiri.

KREASI

Bergerak Bersama Pasti Bisa Untuk Wonogiri Sukses

Tim Kreasi01wonogiri

Bergerak Bersama Untuk Pendidikan Hebat

Bidang 1

Pengembangan Konten dan Inovasi Pembelajaran

Bidang 2

Publikasi dan Festival

Bidang 3

Seni Budaya

PASTI BISA

PASTI BISA
Tampilkan postingan dengan label prakarya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label prakarya. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 Februari 2021

Sosialisasi Program Kerja 2021 MGMP Prakarya dan TIK

 


Wonogiri : Pada Hari Sabtu (13/2/2021), Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Prakarya dan TIK Kabupaten Wonogiri menggelar kegiatan sosialisasi program kerja 2021 secara bersama. Kegiatan bersama ini dilaksanakan mengingat jumlah keanggotaan MGMP Prakarya dan TIK cukup sedikit. Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan secara virtual menggunakan Microsoft Teams. Sosialisasi ini diadakan dengan maksud memberikan pemahaman kepada seluruh guru Prakarya dan TIK tentang program kerja yang akan diselenggarakan MGMP prakarya dan TIK, baik tingkat rayon maupun subrayon.

Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua MGMP Prakarya Kabupaten Wonogiri, Mamik Tri Hastuti, guru SMP Negeri 2 Wonogiri. Beliau menyampaikan jumlah guru Prakarya dan TIK yang mengajar sesuai disiplin ilmunya hanya sedikit terutama yang berstatus PNS, maka dengan pertimbangan tersebut dan arahan dari Kabid. PTK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wonogiri maka kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan secara bersama. Menurut beliau kegiatan sosialisasi ini sangat penting dilaksanakan. “Kami memandang perlu diadakan kegiatan ini agar semua guru Prakarya dan TIK  memahami program kerja MGMP ini dan dapat melaksanakan dengan sebaik-baiknya. Sekaligus sebagai pertimbangan dalam penyusunan SKP di 2021 ini,” tegas Mamik Tri Hastuti.


Pemateri kedua adalah Sutrisno Ketua MGMP Prakarya Subrayon 01 Wonogiri yang juga guru Prakarya SMP Negeri 7 Wonogiri, beliau menyampaikan  bahwa kegiatan ini dilaksanakan dengan dasar surat edaran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri nomor 420/1623, tanggal 29 April 2020 tentang kelanjutan kegiatan KKG/MGMP/KKKS/MKKS. Dalam penjelasannya program kerja 2021 ini mempunyai dua agenda mendasar, pertama adalah Kegiatan Kolektif Guru (KKG) dan yang kedua kegiatan diklat fungsional. “Program tersebut diharapkan dapat terlaksana sesuai jadwal sehingga semua guru baik Prakarya ataupun TIK bisa berperan aktif untuk dapat mengikutinya. Peran aktif dari guru tentu akan berdampak pada kepentingan program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) masing-masing guru terpenuhi terutama pada angka kredit Pengembangan Diri (PD),” tegas Sutrisno.


Kegiatan ini dipandu oleh Susanto, guru SMP Negeri 1 Wonogiri, yang bertugas sebagai host dan Sri Harumi, guru SMP Negeri 4 Jatisrono, bertugas sebagai moderator. Semua peserta kegiatan yang bergabung aktif berdiskusi selama berlangsungnya kegiatan tanya jawab. Kegiatan daring ini berjalan lancar sampai berakhirnya acara.



Rabu, 09 September 2020

MGMP PRAKARYA MENGADAKAN VIDEO CONFERENCE DENGAN TEMA "PROGRAM PJJ DI MASA PANDEMI"

 

VIDEO CONFERENCE
MGMP PRAKARYA DENGAN TEMA “PROGRAM PJJ DI MASA PANDEMI”


WonogiriVideo conference MGMP Prakarya Subrayon 01 dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 9 September 2020  secara virtual.

Video conference diikuti oleh seluruh guru mapel prakarya yang berada di wilayah subrayon 01 dan juga diikuti oleh guru mapel dari subrayon lain. Nara sumber dari kegiatan ini adalah bapak Budi Sudaryatmo, S.Pd, M.Pd Selaku Koordinator MGM Prakarya Kabupaten dan Bapak Sutrisno, S.Pd yang sekarang ini menjabat ketua MGMP subrayon 01. Host dipercayakan kepada bapak Susanto, S.Kom dan moderator oleh Sri Harumi, SE.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan pemahaman kepada guru mapel prakarya dalam membuat program pelaksanaan pembelajaran jarak jauh yang diakibatkan oleh kondisi pandemi covid 19. Sebagai Ketua MGMP Rayon Ibu Dra. Mamik Tri Hastuti, M.Pd dalam pembukaannya memberikan arahan bahwasannya kegiatan MGMP untuk saat ini sebaiknya selalu ditingkatkan walaupun dilaksanakan dengan sistem daring.

Bapak Budi Sudaryatmo, S.Pd, M.Pd sebagai narasumber yang pertama mengupas isi dari Surat Edaran Mendikbud No. 4 tahun 2020 tentang prinsip-pinsip pelaksanaan belajar dari rumah. Ada tujuh prinsip yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan BDR yaitu 1). Keselamatan dan kesehatan lahir batin siswa, guru, kepala sekolah dan seluruh warga sekolah menjadi pertimbangan utama dalam pelaksanaan BDR, 2). Kegiatan BDR dilaksanakan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa, tanpa terbebani tuntutan menuntaskan seluruh capaian kurikulum, 3). BDR dapat difokuskan pada pendidikan kecakapan hidup, antara lain mengenai pandemi COVID-19, 4). Materi pembelajaran bersifat inklusif sesuai dengan usia dan jenjang pendidikan, konteks budaya, karakter dan jenis kekhususan peserta didik, 5). Selama BDR dapat bervariasi antar daerah, sekolah dan Peserta Didik sesuai minat dan kondisi masing-masing termasuk mempertimbangkan kesenjangan akses terhadap fasilitas BDR, 6). Hasil belajar peserta didik selama BDR diberi umpan balik yang bersifat kualitatif dan berguna dari guru tanpa diharuskan memberi skor/nilai kuantitatif, 7). Mengedepankan pola interaksi dan komunikasi yang postitip antara guru dan orang tua/wali.


Sebagai narasumber yang kedua Sutrisno, S.Pd menyampaikan bahwa metode pembelajaran jarak jauh dapat dilakukan dengan sistem daring maupun luring. Dalam sistem daring dapat menggunakan gawai (gadget) maupun laptop melalui beberapa portal dan aplikasi pembelajaran daring. Sedangkan sistem luring menggunakan televisi, radio, modul belajar mandiri dan lembar kerja, bahan ajar cetak, alat peraga dan media belajar dari benda di lingkungan sekitar.
Peran pendidik sangat penting dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ) diantaranya :1) Pendidik memfasilitasi pembelajaran jarak jauh secara daring, luring maupun kombinasi keduanya sesuai dengan kondisi dan ketersediaan sarana pembelajaran 2) Membuat mekanisme untuk berkomunikasi dengan orang tua/ wali dan peserta didik 3. Membuat RPP yang sesuai minat dan kondisi anak 4) Menghubungi orang tua untuk mendiskusikan rencana pembelajaran yang inklusif sesuai kondisi anak didik 5) Pendidik memfasilitasi pembelajaran jarak jauh secara daring, luring maupun kombinasi keduanya sesuai dengan kondisi dan ketersediaan sarana pembelajaran.
Dengan adanya kegiatan ini pengurus berharap semoga pelaksanaan PJJ dapat berjalan sesuai harapan sehingga kebutuhan peserta didik dapat dipenuhi dengan baik.