Drs.Eko Sutantyo, M.Pd

Ketua MKKS Subrayon 01 Wonogiri.

Rahayu Widayanti, S,Si,M.Pd

Ketua Tim Kreatif Konten Pendidikan SMP Subrayon 01 Wonogiri

Pengurus MKKS Sub Rayon 01 Wonogiri

Ketua Tim Kreatif Konten Pendidikan SMP Bersama Pengurus MKKS Sub Rayon 01 Wonogiri.

Diskusi Program Tim Kreatif Konten Pendidikan Sub Rayon 01 Wonogiri

Aksi Nyata Memajukan Pendidikan di Kabupaten Wonogiri.

KREASI

Bergerak Bersama Pasti Bisa Untuk Wonogiri Sukses

Tim Kreasi01wonogiri

Bergerak Bersama Untuk Pendidikan Hebat

Bidang 1

Pengembangan Konten dan Inovasi Pembelajaran

Bidang 2

Publikasi dan Festival

Bidang 3

Seni Budaya

PASTI BISA

PASTI BISA

Jumat, 05 Maret 2021

MGMP IPA SMP Sub Rayon 01 Kabupaten Wonogiri Selenggarakan Reorganisasi Pengurus Periode 2021-2024 Secara Online

 

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, kepengurusan MGMP IPA SMP Sub Rayon 01 Kabupaten Wonogiri berakhir pada tanggal 20 Februari tahun 2021. Sebagai bentuk ketaatan atas AD/ART organisasi, telah dilaksanakan reorganisasi pengurus periode 2021-2024. Dengan mengusung tema Semangat Sehat Untuk Berorganisasi, kegiatan dilaksanakan secara online melalui Microsoft Teams pada hari Jum’at  tanggal 5 Maret 2021.


Bertugas sebagai host pada kegiatan ini, Endang Sri Murwani, guru SMP Negeri 3 Ngadirojo dan moderator Sri Purwaningsih Trisnowati, guru SMP Negeri 2 selogiri.  Kegiatan ini dihadiri oleh Koordinator MGMP IPA SMP Rayon 12 Wonogiri yang diwakili oleh Sunarno. Tak kurang dari 40 guru IPA di lingkup subrayon 01 Wonogiri hadir di meeting room mengikuti kegiatan secara virtual.


Di awal kegiatan, host menyapa dengan penuh semangat satu persatu peserta yang hadir di meeting roomTepat pukul 09.00 WIB, moderator mengawali kegiatan dengan membacakan susunan acara, membuka kegiatan dengan membaca Basmalah bersama, dilanjutkan  mendengarkan lagu Kebangsaan Indonesia Raya.


Parmo, selaku ketua MGMP IPA SMP Sub Rayon 01 Kabupaten Wonogiri periode 2018-2021 penyampaian laporan pertanggung jawaban (LPJ)  pengurus. Guru SMP Negeri 5 Wonogiri ini  menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung program MGMP IPA Sub Rayon 01 SMP kabupaten Wonogiri. Dalam kepengurusannya, seluruh kegiatan yang diprogramkan telah terlaksana sesuai dengan target yang ditentukan.  Namun demikian, Parmo menyadari bahwa kegiatan yang dilaksanakan masih belum memenuhi harapan semua pihak.  Oleh sebab itu, mewakili pengurus, menyampaikan permohonan maaf.

Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengurus periode 2018-2021 disampaikan melalui tayangan share screen. Selain itu, pengurus juga telah Menyusun dalam sebuah buku laporan.  Seluruh peserta reorganisasi menyatakan menerima Laporan tersebut, maka pengurus MGMP IPA SMP Sub Rayon 01 Kabupaten Wonogiri periode 2018-2021 dinyatakan demisioner.



Kemudian acara dilanjutkan dengan reorganisasi untuk memilih pengurus periode 2021-2024.  Acara dipandu oleh Sunarno, S.Pd guru SMP Negeri 1 Wonogiri, mewakili Koordinator MGMP IPA SMP Kabupaten Wonogiri.  Beliau meyampaikan tata cara pemilihan pengurus MGMP IPA SMP Sub Rayon 01 Kabupaten Wonogiri periode 2021-2024.  Semua guru IPA Sub Rayon 01 Kabupaten Wanogiri yang terdaftar dalam SIM PKB berhak untuk memilih dan dipilih menjadi pengurus.


Proses pemilihan dilaksanakan secara online melalui Microsoft Form. Kegiatan diawali dengan pemilihan anggota tim formatur. Tautan pemilihan tim formatur secara online dapat diakses pada hari Jum’at, 5 Maret 2021 mulai pukul 10.00 s.d 17.00 WIB.  Tim formatur dibentuk berdasarkan lima besar perolehan suara terbanyak, yang nantinya akan bermusyawarah untuk menentukan satu orang sebagai ketua. Selanjutnya, Ketua terpilih berhak  menentukan susunan pengurus periode 2021-2024.   (SW&RW)

Minggu, 28 Februari 2021

Sesuai Target, Kegiatan KKG Paket MGMP IPA Subrayon 01 Wonogiri Telah Tuntas

 

Mengakhiri Kegiatan Kolektif Guru (KKG) Paket 1, pada hari Sabtu, 27 Februari 2021 Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPA Subrayon 01 Wonogiri menyelenggarakan  In Service 2, pada tema Pengembangan Silabus, RPP, dan Penilaian. Hadir dalam kegiatan virtual melalui meeting room Microsoft Teams sejumlah 48 dari 60 peserta, yang berasal dari 23 sekolah negeri maupun swasta di wilayah subrayon 01. Kegiatan In Service 1 telah dilaksanakan pada 13 Februari 2021, dilanjutkan On Service penyusunan Silabus, RPP, Penilaian dan lampirannya.

Rahayu Widayanti, Guru SMP Negeri 1 Nguntoronadi mengawali kegiatan dengan menyapa peserta yang telah hadir dalam meeting room mulai pukul 08.30 WIB. Bertugas sebagai host, Rahayu memastikan peserta telah siap untuk mengikuti kegiatan jarak jauh ini. Beberapa hal teknis mengenai kebijakan meeting room juga disampaikan demi kelancaran kegiatan.
Tepat pukul 09.00 WIB, kegiatan dimulai, dipandu oleh Sri Wibowo, guru SMP Negeri 7 Wonogiri yang bertugas sebagai moderator. Acara dibuka dengan bacaan Basmalah dilanjutkan dengan mendengarkan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya.
Parmo, ketua panitia sekaligus ketua MGMP IPA subrayon 01 Wonogiri, menyampaikan ucapan terima kasih atas terlaksananya rangkaian kegiatan KKG IPA Paket 1. Guru SMP Negeri 7 Wonogiri ini melaporkan bahwa dari 60 peserta, hampir semuanya telah menyelesaikan tagihan berupa produk kegiatan yang diupload melalui link yang telah disediakan panitia. Berkat dukungan dari semua pihak, kegiatan KKG dengan pola in-on-in pada hari ini telah sampai pada tahap akhir kegiatan dengan hasil yang memuaskan. Panitia mohon maaf karena keterbatasan waktu maka tidak bisa menampilkan seluruh karya peserta pada kesempatan ini.
Muhamad Irianto Mewal, selaku Koordinator MGMP IPA Kabupaten Wonogiri menyampaikan ucapan terima kasih atas terselenggaranya KKG IPA paket 1 dan mengharap partisipasi semua guru IPA untuk mengikuti KKG IPA. Kepala SMP Negeri 3 Girimarto ini juga menyampaikan informasi tentang  reorganisasi pengurus MGMP IPA Rayon Wonogiri yang rencananya akan dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 3 Maret 2021. Diharapkan, semua guru IPA di Kabupaten Wonogiri yang berjumlah 360 orang dapat  berpartisipasi aktif pada e-voting tersebut.
Memasuki acara inti kegiatan In Service 2, Sri Hartono selaku narasumber menyampaikan tentang Prinsip Pengembangan Silabus dan RPP. Komponen pengembangan silabus yang terdiri atas Identitas, Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, Indikator Pencapaian Kompetensi, Materi Pembelajaran, Karakter, Kegiatan Pembelajaran, Penilaian, Alokasi waktu, Sumber belajar dan Keterangan, dijelaskan secara rinci. Untuk mempertegas konsep, guru SMP Negeri 1 Selogiri ini juga memberikan contoh melalui tayangan share screen.
Acara dilanjutkan dengan presentasi Silabus dan RPP dari peserta terpilih. Untuk kelas 7 disampaikan oleh Lusiana, guru SMP Negeri 5 Wonogiri, kelas 8 oleh Slamet Riyadi, guru SMP Negeri 7 Wonogiri dan kelas 9 oleh Saleha, guru SMP Negeri 2 Wonogiri. Moderator juga memberikan kesempatan kepada peserta yang ingin turut mengkritisi serta berdiskusi mengenai produk Silabus dan RPP yang ditayangkan



Berkenan hadir dan menyimak presentasi dari peserta, Sri Hartantiningrum, pengawas SMP Kabupaten Wonogiri sekaligus narasumber utama pada kegiatan KKG paket 1 ini. Melalui kolom chat beliau turut mengkritisi sekaligus memberikan apresiasi kepada peserta yang telah presentasi.

Masa Pandemi tak menghalangi semangat guru IPA untuk belajar meningkatkan kompetensi. MGMP IPA Subrayon 01 Wonogiri, telah tuntas melaksanakan KKG Paket 1, dari 5 paket yang diprogramkan pada tahun 2021 ini. Keberhasilan pada kegiatan paket 1 ini, menjadi motivasi tersendiri untuk meningkatkan kualitas kegiatan berikutnya. (ANH&RW)








Sabtu, 27 Februari 2021

MGMP PJOK SUBRAYON 01 WONOGIRI GELAR KEGIATAN KOLEKTIF GURU


 

MGMP PJOK subrayon 01 Kabupaten Wonogiri yang merupakan wadah bagi guru-guru olahraga mengadakan kegiatan kolektif guru pada Sabtu, 27 Februari 2021 secara virtual melalui kegiatan webinar karena adanya pandemi Covid-19.  Hadir dalam kegiatan ini sebagai narasumber Bapak Wakimin, S.Pd., M.Pd., yang juga merupakan Koordinator Pengawas SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wonogiri, Koordinator MGMP PJOK subrayon 01 Wonogiri sekaligus yang mengampu Kepala SMPN 2 Selogiri, ketua MGMP PJOK Kabupaten Wonogiri, serta seluruh guru mapel PJOK di subrayon 01 Wonogiri. Peserta kegiatan yang masuk dalam meeting room sejumlah 29 guru PJOK, tetapi pada riil kehadiran bisa melebihi dari jumlah itu karena ada beberapa personil yang bergabung menjadi satu di satu titik lokasi. Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Prasetyo, S.Pd., selaku ketua MGMP mapel PJOK subrayon 01 Wonogiri. Prasetyo menyampaikan laporan tentang tujuan  kegiatan kolektif guru ini dan  juga jumlah paket pelaksanaan KKG dalam tahun ini. “Saya berharap seluruh  peserta mengikuti acara sampai selesai dan bisa mengimplementasikan apa yang didapat dalam paparan materi dari narasumber,”ujarnya.

Sambutan berikutnya adalah dari Ketua MGMP PJOK Rayon, Sapto Priyono, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada segenap jajaran pengurus MGMP dan guru-guru PJOK yang telah membuat program KKG secara berkesinambungan. Beliau juga mengingatkan bahwa kegiatan KKG itu merupakan kebutuhan guru dalam rangka meningkatkan kompetensinya. Senada dengan ketua MGMP Rayon, Koordinator MGMP PJOK Kristiadi, S.Pd., M.Pd. juga mengingatkan para guru PJOK untuk senantiasa bersemangat dan terus meningkatkan kompetensinya melalui KKG maupun diklat funsional lainnya.

Pada acara virtual ini hadir Koordinator Pengawas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, Wakimin, S.Pd., M.Pd, selaku narasumber. Dalam awal paparan, beliau menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada MGMP mapel PJOK subrayon 01 Wonogiri yang telah melaksanakan kegiatan kolektif guru secara vicon. “Penyusunan RPP dilaksanakan dengan prinsip efisien, efektif, dan berorientasi pada murid. Bahwa dari 13 komponen RPP yang telah diatur dalam Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah, yang menjadi komponen inti adalah tujuan pembelajaran, langkah-langkah (kegiatan) pembelajaran, dan penilaian pembelajaran (assessment) yang wajib dilaksanakan oleh guru, sedangkan komponen lainnya bersifat pelengkap. Sekolah, kelompok guru mata pelajaran sejenis dalam sekolah, KKG/MGMP, dan individu guru secara bebas dapat memilih, membuat, menggunakan, dan mengembangkan format RPP secara mandiri untuk sebesar-besarnya keberhasilan belajar murid. Adapun RPP yang telah dibuat tetap dapat digunakan dan dapat pula disesuaikan dengan ketentuan sebagaimana dimaksud pada angka 1, 2, dan 3,” jelasnya.

Di samping tentang pengertian dan pengembangan RPP, beliau juga menyampaikan beberapa prinsip dalam menentukan indikator pencapaian kompetensi. Bahwa setiap KD dikembangkan minimal 2 IPK. Dalam menyusun IPK juga harus berprinsip SMART. SMART merupakan kependekan dari Specific (indikator yang dibuat harus berfokus pada satu kemampuan), Measurable (indikator harus dapat diukur dan dievaluasi), Achievable (indicator harus bisa diraih atau dicapai siswa), Reality (indikator hatus nyata dalam prosesnya), Time (perhitungan waktu mencukupi).Dalam hal penyusunan tujuan pembelajaran beliau juga menyampaikan kriteria yang harus perhatikan dalam menyusun tujuan pembelajaran. Kriteria tersebut meliputi: dirumuskan berdasarkan KD; menggunakan kata kerja operasional yang bisa diamati dan diukur, sebaiknya mencakup rumus ABCD, paling tidak ada ABC. Biasanya C (conditioning) diletakkan diawal rumusan tujuan, diikuti dengan unsur-unsur lain, yakni audience, behavior, dan degree; dirumuskan secara spesifik dan tidak dapat diuraikan lagi; dirumuskan untuk tiap-tiap pertemuan.

Mengakhiri paparan beliau berpesan kepada guru PJOK untuk senantiasa meningkatkan kompetensinya. Mulai dari kompetensi kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi professional, dan kompetensi sosial. Keempat kompetensi tersebut harus dimiliki oleh guru PJOK dalam rangka menjadi guru PJOK yang profesional.

Jumat, 19 Februari 2021

Sosialisasi Program Kerja 2021 MGMP Prakarya dan TIK

 


Wonogiri : Pada Hari Sabtu (13/2/2021), Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Prakarya dan TIK Kabupaten Wonogiri menggelar kegiatan sosialisasi program kerja 2021 secara bersama. Kegiatan bersama ini dilaksanakan mengingat jumlah keanggotaan MGMP Prakarya dan TIK cukup sedikit. Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan secara virtual menggunakan Microsoft Teams. Sosialisasi ini diadakan dengan maksud memberikan pemahaman kepada seluruh guru Prakarya dan TIK tentang program kerja yang akan diselenggarakan MGMP prakarya dan TIK, baik tingkat rayon maupun subrayon.

Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua MGMP Prakarya Kabupaten Wonogiri, Mamik Tri Hastuti, guru SMP Negeri 2 Wonogiri. Beliau menyampaikan jumlah guru Prakarya dan TIK yang mengajar sesuai disiplin ilmunya hanya sedikit terutama yang berstatus PNS, maka dengan pertimbangan tersebut dan arahan dari Kabid. PTK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wonogiri maka kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan secara bersama. Menurut beliau kegiatan sosialisasi ini sangat penting dilaksanakan. “Kami memandang perlu diadakan kegiatan ini agar semua guru Prakarya dan TIK  memahami program kerja MGMP ini dan dapat melaksanakan dengan sebaik-baiknya. Sekaligus sebagai pertimbangan dalam penyusunan SKP di 2021 ini,” tegas Mamik Tri Hastuti.


Pemateri kedua adalah Sutrisno Ketua MGMP Prakarya Subrayon 01 Wonogiri yang juga guru Prakarya SMP Negeri 7 Wonogiri, beliau menyampaikan  bahwa kegiatan ini dilaksanakan dengan dasar surat edaran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri nomor 420/1623, tanggal 29 April 2020 tentang kelanjutan kegiatan KKG/MGMP/KKKS/MKKS. Dalam penjelasannya program kerja 2021 ini mempunyai dua agenda mendasar, pertama adalah Kegiatan Kolektif Guru (KKG) dan yang kedua kegiatan diklat fungsional. “Program tersebut diharapkan dapat terlaksana sesuai jadwal sehingga semua guru baik Prakarya ataupun TIK bisa berperan aktif untuk dapat mengikutinya. Peran aktif dari guru tentu akan berdampak pada kepentingan program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) masing-masing guru terpenuhi terutama pada angka kredit Pengembangan Diri (PD),” tegas Sutrisno.


Kegiatan ini dipandu oleh Susanto, guru SMP Negeri 1 Wonogiri, yang bertugas sebagai host dan Sri Harumi, guru SMP Negeri 4 Jatisrono, bertugas sebagai moderator. Semua peserta kegiatan yang bergabung aktif berdiskusi selama berlangsungnya kegiatan tanya jawab. Kegiatan daring ini berjalan lancar sampai berakhirnya acara.



Sabtu, 13 Februari 2021

MGMP IPA Subrayon 01 Wonogiri Sebagai Penyelenggara Grand Opening Kegiatan KKG MGMP IPA Wonogiri



Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPA subrayon 01 wonogiri, sukses menjadi panitia penyelenggara dalam Grand Opening Kegiatan Kolektif Guru (KKG) MGMP IPA Kabupaten Wonogiri. Kegiatan ini merupakan pertemuan in-service 1 pada paket 1 KKG yang mengambil tema “Pengembangan Silabus, RPP, dan Penilaian”. Dihadiri oleh Kepala Dinas P dan K Kabupaten Wonogiri, Pengawas Pembina, Koordinator MGMP IPA SMP Kabupaten Wonogiri, Koordinator MGMP IPA Subrayon, Kepala Sekolah berlatar belakang IPA,  Pengurus MGMP IPA SMP Kabupaten Wonogiri, Pengurus MGMP IPA Subrayon dan guru IPA Kabupaten Wonogiri. Kegiatan berjalan tertib dan lancar meski dilaksanakan secara virtual menggunakan Microsoft Teams (Sabtu, 13-2-2021).



Bertugas sebagai host, Rahayu Widayanti guru SMP Negeri 1 Nguntoronadi, mengawali kegiatan dengan menyapa peserta yang masuk room meeting sebagai tahapan pra acara. Tak kurang dari 230 peserta dapat bergabung dan siap mengikuti kegiatan. Selanjutnya, acara dipandu oleh Sri Wibowo, guru SMP Negeri 7 Wonogiri selaku moderator. Setelah pembacaan susunan acara, kegiatan diawali dengan mengucap Basmallah, dilanjutkan mendengarkan lagu Indonesia Raya.



Parmo, Ketua MGMP IPA SMP Subrayon 01, sekaligus ketua panitia melaporkan  bahwa kegiatan ini mengawali rangkaian Kegiatan Kolektif Guru (KKG)  yang berjumlah 5 paket yang telah menjadi program kerja MGMP selama satu tahun ke depan. Pada kegiatan Paket 1 In-service 1 ini, diikuti oleh seluruh peserta guru IPA yang berasal dari Subrayon 01, 02, 03, 04, dan 05. Disampaikan pula bahwa KKG dibiayai secara mandiri oleh peserta.



Muhammad Irianto Mewal, Kepala SMP Negeri 3 Girimarto selaku Koordinator MGMP IPA SMP Kabupaten Wonogiri, turut hadir dalam kegiatan ini. Dalam sambutannya, beliau mengucapkan terima kasih kepada para peserta yang telah aktif mengikuti kegiatan MGMP. Kegiatan kolektif guru merupakan kegiatan untuk saling bertukar pikiran, informasi serta pengembangan materi ajar yang berguna bagi peningkatan mutu pembelajaran. Beliau yakin, kegiatan ini dapat dikembangkan serta dimanfaatkan untuk pengembangan karir guru.



Berkenan membuka kegiatan secara resmi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, Yuli Bangun Nursanti. Dalam sambutannya, beliau mengingatkan guru untuk saling berbagi materi dan kompetensi dalam kegiatan kolektif guru. Beliau juga menyampaikan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran meskipun dimasa pandemi dengan pembelajaran yang berkualitas serta meningkatkan inovasi. MGMP merupakan ajang untuk mengasah kompetensi guru agar menjadi professional dan bermutu sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada peserta didik.



Guru yang aktif mengikuti MGMP akan meningkatkan salah satu point pada akreditasi sekolah sehingga dapat menfasilitasi peserta didik untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Assesmen Kompetensi Minimal (AKM) yang terdiri dari literasi dan numerasi, serta survey karakter adalah materi yang harus dipahami oleh guru dan dapat dilaksanakan dalam kegiatan MGMP. Guru IPA memiliki peluang yang banyak dalam Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). Guru yang menemukan cara efektif dalam pelaksanaan PJJ dapat dijadikan best practice sehingga dapat didiseminasikan dan dinilaikan dalam PAK.



Mengusung Tema Pengembangan Silabus, RPP dan penilaian, Sri Hartantiningrum, sebagai narasumber memberikan penguatan serta mengingatkan kembali dasar-dasar penyusunan RPP yang baik. Bagaimana merumuskan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) dengan SMART. ditegaskan bahwa IPK yang dirumuskan harus memenuhi aspek Spesific, measurable, achievable, reality dan memperhitungkan time.pada kesempatan tersebut beliau juga menegaskan bahwa langkah awal pengembangan silabus dan RPP adalah fokus pada perumusan Indikator Pencapaian Kompetensi, Tujuan Pembelajaran dan Kegiatan pembelajaran. Karena IPK digunakan sebagai pedoman dalam mengembangkan materi ajar, mendesain kegiatan pembelajaran, mengembangkan bahan ajar serta merancang dan melaksanakan penilaian hasil belajar.



Peserta mengikuti kegiatan dengan antusias. Terbukti pada sessi diskusi, banyak pertanyaan yang berkualitas disampaikan oleh peserta dan dijawab dengan baik dan jelas oleh narasumber. Sehingga, peserta mendapatkan pemahaman lebih baik atas materi yang telah disampaikan. Sebagai tagihan peserta untuk kegiatan 0n-service, narasumber meminta peserta untuk praktik membuat silabus, RPP, dan lampirannya, yang nantinya akan dipresentasikan pada pertemuan in-service 2. Pada closing statement-nya beliau kembali mengingatkan untuk menghidupkan kembali MGMP mapel di sekolah untuk meningkatkan mutu dan kualitas proses pembelajaran.

(NW&RW)