Drs.Eko Sutantyo, M.Pd

Ketua MKKS Subrayon 01 Wonogiri.

Rahayu Widayanti, S,Si,M.Pd

Ketua Tim Kreatif Konten Pendidikan SMP Subrayon 01 Wonogiri

Pengurus MKKS Sub Rayon 01 Wonogiri

Ketua Tim Kreatif Konten Pendidikan SMP Bersama Pengurus MKKS Sub Rayon 01 Wonogiri.

Diskusi Program Tim Kreatif Konten Pendidikan Sub Rayon 01 Wonogiri

Aksi Nyata Memajukan Pendidikan di Kabupaten Wonogiri.

KREASI

Bergerak Bersama Pasti Bisa Untuk Wonogiri Sukses

Tim Kreasi01wonogiri

Bergerak Bersama Untuk Pendidikan Hebat

Bidang 1

Pengembangan Konten dan Inovasi Pembelajaran

Bidang 2

Publikasi dan Festival

Bidang 3

Seni Budaya

PASTI BISA

PASTI BISA

Kamis, 17 September 2020

RAPAT KOORDINASI DAN PENYUSUNAN PROGRAM KERJA TIM KREATIF SUB RAYON 01 WONOGIRI

 

        Tim Kreatif Konten Pendidikan dan Pembelajaran Subrayon 01 Wonogiri mengadakan rapat koordinasi pada Kamis (17/9/2020), bertempat di Graha Saraswati, Wonogiri. Terhimpun para guru kreatif dari perwakilan  Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) SMP Subrayon o1 Wonogiri.



        Bertindak sebagai penanggungjawab Tim Kreatif Subrayon 01, Drs. Eko Sutantyo, M.Pd., Ketua MKKS Sub Rayon 01 Wonogiri. Dalam sambutannya, Eko berharap Tim Kreatif segera membuat Website. “Seluruh publikasi SMP se-Subrayon 01 dapat di­publish di website tersebut. Saya yakin ini akan membawa banyak manfaat”, tegasnya. Lebih lanjut, Kepala SMP Negeri 3 Ngadirojo ini berpesan agar Tim Kreatif mempunyai semangat untuk membantu sesama teman guru dalam mendorong kreativitas di dunia pendidikan.

        Ketua Tim Kreatif Sub Rayon 01 Wonogiri, Rahayu Widayanti, S.Si., M.Pd guru SMP Negeri 1 Nguntoronadi, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kehadiran Pengurus MKKS Subrayon 01 Wonogiri dan  seluruh anggota Tim Kreatif. Pertemuan ini adalah rapat koordinasi pertama yang menghadirkan seluruh anggota tim. Rahayu berharap, Tim selalu mengedepankan komunikasi dan kerjasama sehingga terjalin kekompakan. “Kita sudah difasilitasi dengan luar biasa oleh MKKS. Tentu harus kita jawab dengan karya nyata. Bersama, kita pasti bisa!”, tegasnya.

        Dalam melaksanakan tugasnya, Tim Kreatif Subrayon 01 dibimbing oleh Tim Pengarah yaitu Sriyono, M.Pd., Agus Rudi Purwanto, S.Pd., M.Hum, dan Susanto, S.Kom. Pengalaman yang mumpuni, menjadikan Tim Pengembang Konten Kabupaten Wonogiri ini banyak memberikan pembinaan dan motivasi kepada Tim Kreatif Subrayon 01.


        
Sriyono, dalam sambutannya berpesan kepada seluruh anggota tim, agar selalu memiliki semangat untuk belajar dan berkembang. Keterampilan mengenai penulisan reportase, penyelenggaraan kegiatan, pembuatan flyer, pembuatan room meeting hendaknya dikuasai. Sriyono yakin, jika website sudah terbentuk, nantinya akan membawa manfaat besar bagi rekan guru lain. “Tim ini sudah mendapatkan dukungan dari MKKS. Tentukan programnya, kalau ada kendala, komunikasikan!”, pungkasnya.


        

Penyusunan program kerja masing-masing bidang, menjadi agenda utama pada rakor ini. Ketiga bidang, yakni Bidang Publikasi dan festival, Bidang Konten dan Inovasi Pendidikan, dan Bidang Seni Budaya, berkomitmen mengembangkan kreativitas dan mutu pendidikan melalui berbagai program andalannya.


       
 “Memajukan Pendidikan di Kabupaten Wonogiri” menjadi motto Tim Kreatif konten Pendidikan dan Pembelajaran Subrayon 01 Wonogiri. Tak berhenti bergerak, Tim berkomitmen untuk segera merealisasikan program kerja yang telah disusun. 


Seperti apa gebrakan yang telah kami rencanakan? Tunggu aksi kami selanjutnya. (RW)

Selasa, 15 September 2020

VARIOUS ENGLISH TEACHING AND LEARNING ATMOSPHERE IN THE COVID – 19 PANDEMIC

 


Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di masa pandemic ( Covid – 19 ) sudah berlangsung selama kurang lebih 7 bulan dari pertengahan bulan Maret 2020 sampai dengan dimulainya tahun pelajaran baru 2020/2021 yang saat ini sudah berjalan sampai di bulan Oktober. Pelaksanaan PJJ yang sudah mengikuti irama penyesuaian kurikulum ( mengacu pada Keputusan Balitbang nomor 018/H/KR/2020 ) di masa pandemi pasti tidak bisa terlepas dari peran serta pendidik untuk senantiasa memberikan layanan maksimal kepada peserta didik dengan memanfaatkan berbagai platform aplikasi daring yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi di setiap sekolah dan peserta didik.

Kondisi sekolah dan peserta didik yang beragam pasti memunculkan dinamika tersendiri yang harus dihadapi pendidik. Dinamika PJJ tersebut tentu saja menimbulkan polemik yang menguras energi dan pikiran pendidik untuk senantiasa bisa bersikap bijaksana dan tetap memiliki motivasi dan kreatifitas yang tinggi agar PJJ tetap berjalan baik dan tuntutan kurikulum di masa pandemi juga bisa tercapai.

Berpijak dari dinamika pelaksanaan PJJ di lapangan, maka Musyawarah Guru Mata Pelajaran ( MGMP ) Bahasa Inggris Sub Rayon 01, Kabupaten Wonogiri mengadakan kegiatan webinar bertajuk Various English Teaching and Learning Atmosphere in The Covid – 19 Pandemic. Kegiatan ini diselenggarakan pada hari Selasa, tanggal 15 September 2020 dengan menggunakan Microsoft Teams sebagai media untuk berinteraksi secara virtual. Kegiatan ini tidak hanya ditujukan untuk Bapak/Ibu Guru Bahasa Inggris di wilayah sub rayon 01 tetapi juga bisa di ikuti oleh Bapak/Ibu Guru dari sub rayon lain di kabupaten Wonogiri. Dengan jumlah peserta tercatat 45 guru, kegiatan webinar dibuka oleh Pengawas Pembina untuk sub rayon 01 yaitu Bapak Drs. Wakimin, M.Pd dengan narasumber Ibu Sri Nurhasanti, M.Pd dari SMP Negeri 2 Wonogiri.


Pada kesempatan tersebut, Bapak Drs. Wakimin, M.Pd sebagai salah satu pengawas pembina di sub rayon 01 memberikan motivasi kepada Bapak/Ibu guru untuk senantiasa memanfaatkan keberadaan MGMP, khususnya MGMP sub rayon sebagai salah satu wahana untuk berbagi ilmu dan pengalaman terkait kegiatan pembelajaran terlebih kegiatan pembelajaran jarak jauh dimasa pandemic yang masing -  masing guru di masing -  masing sekolah dengan situasi dan kondisi peserta didik yang beragam pasti memiliki tantangan dan keunikan tersendiri.


Pada acara inti, narasumber dan juga ketua sub rayon 01 Ibu Sri Nurhasanti, M.Pd mengajak semua peserta webinar untuk bertukar pengalaman dengan menyampaikan kondisi riil pelaksanaan pembelajaran jarak jauh di masing – masing sekolah terkait dengan berbagai kendala yang dihadapi oleh pendidik dan peserta didik. Serba – serbi pembelajaran bahasa inggris secara virtual memang menimbulkan tantangan tersendiri tidak hanya bagi pendidik akan tetapi juga permasalahan yang kompleks bagi peserta didik. Dalam hal ini Bu Sri Nurhasanti sekaligus memberikan motivasi dan metode yang bisa digunakan untuk melaksanakan Pembelajaran bahasa Inggris secara virtual. Beliau juga memaparkan bahwa dalam situasi tertentu guru juga bisa melaksanakan pembelajaran secara kombinasi dengan menggabungkan pembelajaran secara daring dan luring untuk menjembatani berbagai kendala yang muncul di tengah pelaksanaan pembelajaran jarak jauh. Narasumber juga memotivasi Bapak/Ibu guru untuk senantiasa kreatif dan inovatif dalam upaya mengaktifkan keikutsertaan peserta didik dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh. Beliau memaparkan beberapa kiat seperti memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk belajar secara berkelompok meskipun pembelajaran dilaksanakan secara daring, pendidik harus “up to date” dalam membuat dan mengembangkan berbagai media pembelajaran di era digital tanpa harus keluar dari tuntutan pencapaian kompetensi yang harus dikuasai peserta didik seperi yang tercantum didalam kurikulum dimasa pandemi. Pendidik diharapkan untuk selalu menjalin hubungan dan komunikasi yang harmonis dengan peserta didik agar terwujud situasi yang nyaman terkhusus bagi peserta didik supaya senantiasa merasakan perhatian dan kasih sayang yang tulus dari Bapak/Ibu gurunya meskipun hanya lewat dunia maya.


Bapak/Ibu guru bahasa Inggris peserta webinar sangat antusias dalam menyampaikan pengalaman riil dan kendala di lapangan dalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh secara daring dengan memanfaatkan berbagai macam platform yang memungkinkan untuk diterapkan disekolah masing – masing. Di lingkup sub rayon 01 kendala yang muncul hampir semuanya sama meskipun tidak bisa dipungkiri latarbelakang peserta didik dan kondisi sekolah beragam. Di akhir kegiatan webinar, narasumber mengingatkan seluruh peserta meskipun kita melaksanakan pembelajaran bahasa Inggris secara virtual, namun kita para pendidik harus selalu aktif dan tidak pernah bosan untuk mengasah dan memperbaharui wawasan keilmuan kita salah satunya dengan aktif berperan serta dalam mengikuti kegiatan yang diselenggarakan MGMP baik tingkat rayon, sub rayon maupun wadah lain yang tidak terlepas dukungannya terhadap dunia pendidikan.

Sabtu, 12 September 2020

WEBINAR “KAIZALA ALTERNATIF PJJ”

 


Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPA SMP Subrayon 01 Wonogiri Kembali menyelenggarakan kegiatan koletif guru melalui Video Conference. Setelah sukses dengan kegiatan serupa sebelumnya yang mengusung tema Review RPP e-KTSP, kali ini Kembali dibuka room meeting  memanfaatkan Microsoft Teams dengan mengambil tema Kaizala Alternatif Pembelajaran Jarak Jauh. Bertugas sebagai host, Sri Wibowo, S.Pd. guru SMP Negeri 7 Wonogiri dan Moderator Sri Purwaningsih Trisnowati, S.Pd., M.Pd. guru SMP Negeri 2 Selogiri (Sabtu 12-09-2020).

Ketua MGMP IPA Subrayon 01 Wonogiri, Drs. Parmo, M.Pd. sebagai penanggungjawab kegiatan pada sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas antusiasme  guru IPA yang telah aktif mengikuti webinar. Materi kita hari ini merupakan sebuah alternatif pembelajaran di masa pandemi Covid-19. Selain diikuti guru dari Subrayon 01, kegiatan webinar kali ini juga terbuka untuk para guru dari Subrayon 02, 03, 04 dan 05” tegasnya.



Kegiatan webinar juga dihadiri oleh Ketua MGMP IPA Kabupaten Wonogiri, Sunarno, S.Pd. Pada sambutannya, Sunarno mengajak guru IPA Wonogiri untuk selalu mengikuti perkembangan zaman di mana perkembangan informasi di dunia Pendidikan sangatlah cepat. Sunarno berharap bahwa materi kegiatan kali ini dapat menjadi salah satu bekal bagi guru dalam melaksanakan kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)..

Bertindak sebagai narasumber, Nur Widhi Hastuti, S.Pd, guru SMP Negeri 2 Wonogiri menjelaskan secara runtut  mengenai aplikasi Kaizala. Dalam menyampaikan materi, narasumber juga menampilkan share screen langkah penggunaan aplikasi Kaizala dalam pembelajaran, sehingga para peserta dapat dengan jelas memahami bahkan bisa mempraktikkannya secara langsung.




Dengan dipandu oleh moderator, pada sesi tanya jawab peserta diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan berdiskusi  dengan narasumber baik melalui chat room maupun berbicara secara langsung. Tak kurang dari 35 peserta hadir dan aktif selama kegiatan berlangsung.

 

Aplikasi Kaizala dapat dimanfaatkan untuk kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh. Aplikasi yang dapat diinstall pada smartphone ini mudah digunakan baik oleh siswa maupun guru. Fitur didalamnya  cukup lengkap sehingga dapat menjadi salah satu media alternatif bagi guru untuk melaksanakan PJJ.

MGMP TIK GELAR WORKSHOP PEMBUATAN VIDEO PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN KINEMASTER DIAMOND

 

WONOGIRI – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) TIK Kabupaten Wonogiri mengadakan Pelatihan pembuatan video pembelajaran daring pada hari Sabtu, tanggal 12 September 2020. Acara ini diberi tema “Workhshop Pembuatan Video Pembelajaran Menggunakan KINEMASTER DIAMOND”. Acara ini terselenggara atas kerjasama atau prakarsa dari seluruh Guru TIK di Kabupaten Wonogiri, tentunya dengan tujuan meningkatkan kompetensi  guru untuk membuat media pembelajaran, khususnya guru TIK.


Peresmian acara ini dibuka dan disambut oleh Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, Dr. Dra. Yuli Bangun Nursanti, M.Pd, dilanjutkan dengan paparan dan motivasi oleh Drs. Suparno, M.Pd, selaku koordinator MGMP TIK SMP Kabupaten Wonogiri. “Diharapkan dengan acara ini kedepannya para Guru semakin banyak model pembelajaran yang disampaikan kepada siswa, dengan video pembelajaran terlebih memberikan warna tersendiri supaya pembelajaran lebih menarik dan tidak monoton, apalagi disaat pandemi yang mengharuskan siswa harus belajar di rumah menggunakan media online. Juga video pembelajaran ini nantinya bisa dijadikan sebagai Karya Ilmiah yang dapat menunjang kompetensi dari Guru pada saat penilaian angka kredit. Dr. Dra. Yuli Bangun Nursanti, M.Pd dalam pidatonya mengawali kegiatan workshop yang disampaikan secara virtual dengan aplikasi Microsoft Teams. Beliau juga menyampaikan materi tentang pembelajaran abad 21 menggunakan teknologi informasi dan komunikasi, dan juga pentingnya peranan guru TIK khususnya pada masa sekarang ini.

Acara tersebut sebenarnya dikemas untuk kegiatan MGMP Guru Mapel TIK SMP, tetapi antusias para Guru di luar mapel TIK sangat banyak. Terbukti vicon yang dilaksanakan dari pukul 09.00 – 10.30 ini diikuti kurang lebih 60 peserta secara daring dengan platform Microsoft Teams.

“Walaupun kurikulum 13 sejatinya tidak ada mapel TIK. Tetapi karena pandemi yang belum kunjung usai, seharusnya Guru TIK-lah yang memberi peranan penting dalam pelaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)”. Arahan serta motivasi dari Drs. Suparno, M.Pd, koordinator MGMP TIK Kabupaten Wonogiri. Memasuki materi inti, Narasumber utama dalam kegiatan ini Yuni Sri Handayaningrum, ST. “Sebenarnya banyak sekali aplikasi yang bisa digunakan dalam pembuatan video pembelajaran dan salah satunya adalah Kinemaster Diamond. Mengapa memilih aplikasi ini karena dirasa lebih mudah dan gampang untuk dipelajari”, ujar Guru yang kesehariannya mengajar di SMP Negeri 3 Jatisrono.


“Selain mudah dioperasikan, aplikasi ini juga sangat variatif menu didalamnya, sehingga anak akan lebih tertarik nantinya ketika menyimak materi video pembelajaran yang disampaikan oleh guru” ujar narasumber yang juga aktif di ekstrakurikuler PMR ini. Workshop secara virtual ini adalah yang pertama dilakukan oleh MGMP TIK Kabupaten Wonogiri. Kedepannya acara akan dikemas dalam kegiatan in-on-in yang nantinya selain peserta dapat meningkatkan kompetensi dibidang TIK, juga mendapatkan sertifikat untuk kepentingan keprofesionalan Guru yang bersangkutan.

Rabu, 09 September 2020

MGMP PRAKARYA MENGADAKAN VIDEO CONFERENCE DENGAN TEMA "PROGRAM PJJ DI MASA PANDEMI"

 

VIDEO CONFERENCE
MGMP PRAKARYA DENGAN TEMA “PROGRAM PJJ DI MASA PANDEMI”


WonogiriVideo conference MGMP Prakarya Subrayon 01 dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 9 September 2020  secara virtual.

Video conference diikuti oleh seluruh guru mapel prakarya yang berada di wilayah subrayon 01 dan juga diikuti oleh guru mapel dari subrayon lain. Nara sumber dari kegiatan ini adalah bapak Budi Sudaryatmo, S.Pd, M.Pd Selaku Koordinator MGM Prakarya Kabupaten dan Bapak Sutrisno, S.Pd yang sekarang ini menjabat ketua MGMP subrayon 01. Host dipercayakan kepada bapak Susanto, S.Kom dan moderator oleh Sri Harumi, SE.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan pemahaman kepada guru mapel prakarya dalam membuat program pelaksanaan pembelajaran jarak jauh yang diakibatkan oleh kondisi pandemi covid 19. Sebagai Ketua MGMP Rayon Ibu Dra. Mamik Tri Hastuti, M.Pd dalam pembukaannya memberikan arahan bahwasannya kegiatan MGMP untuk saat ini sebaiknya selalu ditingkatkan walaupun dilaksanakan dengan sistem daring.

Bapak Budi Sudaryatmo, S.Pd, M.Pd sebagai narasumber yang pertama mengupas isi dari Surat Edaran Mendikbud No. 4 tahun 2020 tentang prinsip-pinsip pelaksanaan belajar dari rumah. Ada tujuh prinsip yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan BDR yaitu 1). Keselamatan dan kesehatan lahir batin siswa, guru, kepala sekolah dan seluruh warga sekolah menjadi pertimbangan utama dalam pelaksanaan BDR, 2). Kegiatan BDR dilaksanakan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa, tanpa terbebani tuntutan menuntaskan seluruh capaian kurikulum, 3). BDR dapat difokuskan pada pendidikan kecakapan hidup, antara lain mengenai pandemi COVID-19, 4). Materi pembelajaran bersifat inklusif sesuai dengan usia dan jenjang pendidikan, konteks budaya, karakter dan jenis kekhususan peserta didik, 5). Selama BDR dapat bervariasi antar daerah, sekolah dan Peserta Didik sesuai minat dan kondisi masing-masing termasuk mempertimbangkan kesenjangan akses terhadap fasilitas BDR, 6). Hasil belajar peserta didik selama BDR diberi umpan balik yang bersifat kualitatif dan berguna dari guru tanpa diharuskan memberi skor/nilai kuantitatif, 7). Mengedepankan pola interaksi dan komunikasi yang postitip antara guru dan orang tua/wali.


Sebagai narasumber yang kedua Sutrisno, S.Pd menyampaikan bahwa metode pembelajaran jarak jauh dapat dilakukan dengan sistem daring maupun luring. Dalam sistem daring dapat menggunakan gawai (gadget) maupun laptop melalui beberapa portal dan aplikasi pembelajaran daring. Sedangkan sistem luring menggunakan televisi, radio, modul belajar mandiri dan lembar kerja, bahan ajar cetak, alat peraga dan media belajar dari benda di lingkungan sekitar.
Peran pendidik sangat penting dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ) diantaranya :1) Pendidik memfasilitasi pembelajaran jarak jauh secara daring, luring maupun kombinasi keduanya sesuai dengan kondisi dan ketersediaan sarana pembelajaran 2) Membuat mekanisme untuk berkomunikasi dengan orang tua/ wali dan peserta didik 3. Membuat RPP yang sesuai minat dan kondisi anak 4) Menghubungi orang tua untuk mendiskusikan rencana pembelajaran yang inklusif sesuai kondisi anak didik 5) Pendidik memfasilitasi pembelajaran jarak jauh secara daring, luring maupun kombinasi keduanya sesuai dengan kondisi dan ketersediaan sarana pembelajaran.
Dengan adanya kegiatan ini pengurus berharap semoga pelaksanaan PJJ dapat berjalan sesuai harapan sehingga kebutuhan peserta didik dapat dipenuhi dengan baik.