Drs.Eko Sutantyo, M.Pd

Ketua MKKS Subrayon 01 Wonogiri.

Rahayu Widayanti, S,Si,M.Pd

Ketua Tim Kreatif Konten Pendidikan SMP Subrayon 01 Wonogiri

Pengurus MKKS Sub Rayon 01 Wonogiri

Ketua Tim Kreatif Konten Pendidikan SMP Bersama Pengurus MKKS Sub Rayon 01 Wonogiri.

Diskusi Program Tim Kreatif Konten Pendidikan Sub Rayon 01 Wonogiri

Aksi Nyata Memajukan Pendidikan di Kabupaten Wonogiri.

KREASI

Bergerak Bersama Pasti Bisa Untuk Wonogiri Sukses

Tim Kreasi01wonogiri

Bergerak Bersama Untuk Pendidikan Hebat

Bidang 1

Pengembangan Konten dan Inovasi Pembelajaran

Bidang 2

Publikasi dan Festival

Bidang 3

Seni Budaya

PASTI BISA

PASTI BISA

Senin, 28 September 2020

Siswa SMP Negeri 2 Ngadirojo Jadi Juara Lomba Desain Poster

Ngadirojo- Di tengah masa pandemi  covid-19 yang masih melanda negeri ini, Gudep SMP Negeri 2 Ngadirojo,  selalu berusaha untuk  berkarya dengan mengikuti Lomba “Desain Poster Bertema  Peran Gerakan Pramuka  dalam Membantu  Penanggulangan Bencana Covid-19 dan Bela Negara” yang diselenggarakan sistem luring oleh Gerakan Pramuka Kwarran 11.12.03  Kecamatan  Ngadirojo, Wonogiri  (Selasa, 11 Agutus 2020). Lomba tersebut dalam rangka memeriahkan HUT ke-59 gerakan pramuka yang diikuti oleh anggota pramuka penggalang usia SD dan SMP . Dalam lomba Desain Poster tersebut, Gudep SMP Negeri 2 Ngadirojo  mengirimkan 2 siswa dari kelas VII, yaitu Adila Anggia dan Irene Bening Argyadota 


Jumat (14 Agustus 2020) bisa jadi merupakan hari yang cukup akan diingat oleh Irene Bening Argyadota dan Adila Anggia . Pasalnya, karya desain poster  mereka berdua baru saja keluar menjadi juara I dan juara 2. Hasil penjurian diumumkan pada puncak Peringatan HUT ke-59 Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Ngadirojo pada hari Jumat, 14 Agustus 2020 yang bertepatan dengan Webinar : Pramuka di tengah Pandemi yang diselenggarakan oleh Kwarran Ngadirojo dengan Narasumber Kepala Pusat Diklat Kwartir Daerah Jawa Tengah, Kak Mulyono atau yang biasa disapa dengan Kak Mung.


Saat ditanya tentang kesan dan pesan mereka, keduanya kompak menjawab senang dan ingin mengikuti acara serupa lagi. Menurut mereka, selain untuk mengasah bakat, mereka juga bisa mengisi waktu dengan  kegiatan yang bermanfaat, acara lomba seperti ini juga berhasil untuk menjadi motivasi tersendiri bagi anggota pramuka untuk selalu berperan aktif menanggulangi bencana Covid-19

“Ya, yang pasti senang banget bisa menang, nggak nyangka juga. Acaranya bagus banget buat anggota penggalang, semoga menjadi penyemangat dalam berkarya dan memacu yang lain untuk ikut berprestasi .” tutur  Irene.

LAUNCHING DIGITAL MEMORIES SISWA KELAS IX SMPN 3 NGADIROJO LULUSAN TAHUN PELAJARAN 2019/2020

 

Pada hari sabtu, 27 September 2020 mulai pukul 07.00 WIB Para Alumnus SMP Negeri 3 Ngadirojo (Spenthree Ngadirojo) hadir di sekolah untuk menerima Ijasah serta Merchandise atau Kenang-Kenangan yang diberikan sekolah kepada Seluruh Alumni yang lulus pada tahun 2019/2020, penyerahan Ijasah dan Album Kenangan ini dilaksanakan secara luring dengan tetap menerapkan protokol covid-19.

Album kenangan yang dibagikan ini sebenarnya telah diproses sebelum adanya situasi Pandemi Covid-19 di Indonesia, akan tetapi karena proses yang dilakukan dalam menyiapkan, mendesain dan memproduksi Album Kenangan ini membutuhkan waktu yang cukup memakan waktu, pada akhirnya baru dapat dibagikan ketika masa pandemi corona di Negeri ini masih berlangsung. Tentunya kita sangat berharap agar pandemi yang melanda negeri ini segera cepat berakhir sehingga aktivitas kehidupan pada umumnya dan aktivitas pembelajaran disekolah pada khususnya berangsur-angsur normal kembali.

Karena situasi pandemi covid belum berakhir tentunya setelah para alumni menerima Ijasah dan merchandise ini dianjurkan untuk segera pulang dan menghindari kerumunan. 

Drs. Eko Sutantyo, M.Pd selaku Kepala SMP Negeri 3 Ngadirojo menyampaikan pesan kepada seluruh alumni  apabila suatu saat rindu akan suasana sekolah dikala masih SMP maka Kenang-kenangan ini diharapkan dapat menjadi obat untuk mengobati kerinduan akan masa – masa sekolah yang tentunya tidak akan dapat diulang kembali. Selanjutnya album kenangan ini dapat diakses melalui youtube channel  https://youtu.be/LZmFoggUrjw sewaktu-waktu.

SMPN 3 WONOGIRI LAKSANAKAN UPACARA HUT KEMERDEKAAN RI Ke-75 TAHUN 2020

 

Wonogiri – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia, SMP Negeri 3 Wonogiri melaksanakan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih, Senin (17/8/2020). Upacara di mulai pukul 07.30 WIB di halaman sekolah. Peringatan HUT Kemerdekaan RI tahun 2020  ini diselenggarakan dengan cara yang berbeda. Karenahanya Guru dan Karyawan yang menjadi peserta maupun petugas upacara tanpa melibatkan siswa. Hal ini dikarenakan masih status waspada Virus Corona  atau pandemi Covid-19 masih melanda, sehingga membuat segala aktivitas dan kegiatan di batasi.

Bertindak sebagai Pembina upacara Kepala, SMP Negeri 3 Wonogiri Nurtjahjo Prihatanto, S.Pd dan selaku pemimpin upacara oleh Dwi Susiawanto, S.Pd. yang kesehariannya bertugas sebagai guru Olahraga. Sedangkan petugas Pengibar Bendera Merah Putih adalah Rini Hernawati, S.Pd, Setyanimgsih Woro Kusdari,S.Pd, dan Rizka Santa Amalia, S.Pd. Selanjutnya petugas pembaca UUD 1945 adalah Aprilia Selvi, S.Pd., Dirijen Putranti Widi Astuti, S.Pd.,M.M., Pemimpin barisan oleh Clitus Dwi Atmoko, S.Pd dan Paulus Setyo, S.Sn, dan Suwardi, S.Pd sebagai Ajudan Pembina upacara yang  membawa teks Pancasila, dan teks Proklamasi. Sedangkan bertindak sebagai pengatur Upacara adalah Slamet Widodo,S.Pd.

Upacara yang diikuti oleh seluruh guru dan karyawan SMP Negeri 3 Wonogiri tersebut berlangsung tertib dan khidmat dengan susunana cara yang dibacakan oleh Etist Saptarini,S.Pd.,M.Pd dan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Slamet Susilo, S.Ag.,M.PdI.

Sebagai bentuk penghargaan terhadap perjuangan para pahlawan dan bentuk jiwa nasionalis menjadi dasar SMP Negeri 3 Wonogiri dalam melaksanakan upacara bendera peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pelaksanaan upacara dilaksanakan dengan tertib memperhatikan dan mematuhi protocol kesehatan pencegahan Covid-19 yaitu penerapan jaga jarak, memakai masker, serta pelaksanaan upacara secara sederhana.

Kepala, SMP Negeri 3 Wonogiri,  Nurtjahjo Prihatanto, S.Pd dalam sambutannya memberikan apresiasi dan dengan rasa bangga menyampaikan terimakasih khususnya kepada semua petugas upacara, dan seluruh peserta upacara. Bapak Nurtjahjo Prihatanto, S.Pd berharap, dengan memperingati HUT ke-75 RI dapat meningkatkan jiwa patriotisme dan nasionalisme sehingga para Guru dan Karyawan lebih bersemangat untuk melaksanakan tugas sebagai pendidik generasi bangsa yang diharapkan dapat membuat bangsa dan Negara Indonesia  Berjaya.

Minggu, 27 September 2020

SMPN 1 WONOGIRI GELAR IHT PKB

 

In House Traning (IHT) Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) kembali diselenggarakan oleh SMP Negeri 1 Wonogiri secara tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yaitu dengan mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga jarak, dan menggunakan masker. IHT PKB ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru guna mencapai standar kompetensi yang diterapkan dalam peraturan perundangan yang berlaku. Kegiatan IHT ini mengangkat tema 1). Pembuatan Best Practice  2).Pembuatan Karya Ilmiah dan Karya Inovatif.

Kegiatan ini digelar Rabu (9/9/2020) sampai dengan Sabtu (12/9/2020) pukul 07.30 – 14.00 WIB. di Hall sekolah dengan pola In, On, In. Lebih dari 60 guru mengikuti kegiatan secara antusias. Terbukti, dari awal sampai akhir para guru  SMP Negeri 1 Wonogiri tetap mengikuti dan aktif dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan dibuka oleh Kepala SMP Negeri 1 Wonogiri, Sri Nuryati, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan tujuan diadakannya kegiatan. Menurutnya, kegiatan tersebut digelar dalam rangka kenaikan pangkat guru. Masih banyak guru SMPN 1 Wonogiri yang  berada di pangkat golongan III/a, III/b, dan III/c dalam masa kerja golongan lebih dari lima tahun. Ini  menjadi salah satu bukti bahwa masih banyak yang belum melaksanakan kegiatan PKB. Berdasarkan kenyataan tersebut, maka SMPN 1 Wonogiri bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri memandang perlu untuk menyelenggarakan IHT sebagai media guru-guru SMPN 1 Wonogiri dalam rangka memenuhi kebutuhan angka kreditnya “Kami harapkan semua guru bisa menyimak kemudian menerapkan ilmu yang diberikan oleh narasumber dalam mendukung kenaikan pangkat guru,’ demikian Kepala SMP Negeri 1 Wonogiri menambahkan.

Materi hari pertama yaitu Penyusunan Best Practice disampaikan oleh Koordinator Pengawas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, Wakimin, S.Pd., M.Pd. yang dipandu oleh Sutrisno, M.Pd. guru Bahasa Inggris SMPN 1 Wonogiri. Bapak Wakimin memaparkan bahwa Best Practice merupakan sebuah publikasi ilmiah yang memaparkan praktik terbaik dalam mengatasi  masalah pendidikan pada sekolah selama melaksanakan tugas. Beliau juga menjelaskan bagaimana membuat judul Best Practice, kerangka isi laporan Best Practice, apa saja yang perlu dituliskan dalam : latar belakang, rumusan masalah, kajian pustaka, pembahasan masalah, simpulan dan rekomendasi, daftar pustaka, serta dokumen apa saja yang perlu dilampirkan. Peserta IHT sangat antusias mengikuti materi yang disampaikan narasumber, terbukti setelah beliau menyampaikan materi, para peserta sudah ada yang mengumpulkan judul. Ada 50 judul Best Practice yang dikumpulkan peserta.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri Dr. Dra. Yuli Bangun Nursanti, M.Pd. beliau menyampaikan paparan tentang peran strategis guru dalam mengoptimalkan pembelajaran abad 21. Beliau juga menekankan pentingnya guru untuk selalu meningkatkan kompetensinya dalam rangka kenaikan pangkat dan juga dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan khususnya di sekolah tempatnya mengajar. 

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kasi PTK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, Retno Puspitorini, S.H.,M.Hum. Beliau mendorong dan memotivasi para peserta IHT agar selalu meng-upgrade kemampuannya sehingga layanan kepada peserta didik semakin maksimal terutama pada pembelajaran di masa pandemi Covid-19 ini. 

Materi IHT selanjutnya di hari kedua yaitu Pembuatan Karya Ilmiah dan Karya Inovatif disampaikan oleh Kepala SMPN 3 Slogohimo, Marseno Aji, M.Pd. Kegiatan di hari kedua ini dipandu oleh Sunarno, S.Pd. yang merupakan Wakil Kepala Sekolah Bidang Akademik. Dalam materinya, narasumber memaparkan tentang sistem pengembangan karir guru, komponen PKB guru yang terdapat pada Pasal  11 ayat c, Permenneg PAN dan RB Nomor 16 Tahun 2009, yang terdiri atas Pengembangan Diri, Publikasi Ilmiah, dan Karya Inovatif.

Seluruh peserta kegiatan diharapkan dapat menghasilkan produk kegiatan berupa Best Practice, Publikasi Ilmiah, dan Karya inovatif yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan Kenaikan Pangkat Periode Oktober 2020.

 


STUDY BANDING SMP N 7 WONOGIRI KE SEKOLAH ADIWIYATA SMP N 1 NGADIROJO

Wonogiri – Study Banding SMP Negeri  7 Wonogiri ke Sekolah Adiwiyata SMP N 1 Ngadirojo dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 26 September 2020 bertempat di SMP Negeri 1 Ngadirojo. Study Banding diikuti oleh Tim Adiwiyata SMP Negeri 7 Wonogiri beserta guru pendukung berjumlah 17 orang, yang dipimpin Oleh Ibu Riyatmi, S.Pd, M.Pd Selaku Kepala Sekolah.Kedatangan rombongan dari SMP Negeri 7 Wonogiri diterima oleh Kepala SMP N 1 Ngadirojo Bapak Hartanto, S.Pd, M.Pd beserta bapak dan ibu guru dan diterima di aula SMP Negeri 1 Ngadirojo. Dalam sambutannya Bapak Hartanto, S.Pd, M.Pd, menyampaikan ucapan terima kasih dan merasa senang bisa berbagi ilmu dan pengalaman kepada SMP N 7 Wonogiri. Beliau juga menyampaikan bahwa perlu adanya tim yang solid dan dukungan dari seluruh warga sekolah untuk bisa mewujudkan sekolah Adiwiyata. “Sekolah adiwiyata tidak hanya dilihat dari banyaknya tumbuhan di sekolah tetapi dilihat dari seluruh aspek yang ada disekolah dan semua harus terdokumentasi dengan baik” imbuh bapak Hartanto, S.Pd, M.Pd

Selanjutnya sebagai nara sumber yang kedua bapak Pudi Sri Maryatmo, S.Pd, M.Pd menyampaikan ada 7 hal  penting yang perlu disiapkan dalam menuju sekolah Adiwiyata yaitu : 1) Buat tim inti. 2) Buat Program (SEKAM).  3) Kesepakatan Program misalnya buat PIN, Lagu Mars. 4) Munculkan produk dan Program unggulan. 5) Perkuat Bukti fisik dan munculkan dalam Web. 6) Sosialisasikan ke  warga sekolah. 7) Susun dokumen penilaian sesuai indikator. “Apabila ke tujuh  hal diatas dapat dilaksanakan dengan baik pasti SMP N7 Wonogiri menjadi Sekolah Adiwiyata” imbuh bapak Pudi.

Acara ini diakhiri dengan penyerahan kenang-kenangan berupa buku majalah Adiwiyata dari Kepala SMP Negeri 1 Ngadirojo bapak Hartanto, S.Pd, M.Pd kepada Kepala SMP Negeri 7 Wonogiri Ibu Riyatmi, S.Pd, M.Pd. Sebelum meninggalkan lokasi, rombongan SMP Negeri 7 Wonogiri di beri kesempatan untuk melihat seluruh lingkungan SMP Negeri 1 Ngadiorojo untuk dapat digunakan sebagai tambahan referensi dalam mengelola sekolah Adiwiyata.